Fakta Mengejutkan tentang Penyakit Flu

Erika Kurnia, Jurnalis · Kamis 06 Agustus 2015 17:47 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 06 481 1191741 fakta-mengejutkan-tentang-penyakit-flu-JpdV7bjYUz.jpg Fakta tentang flu (Foto: Youngandraw)

PENYAKIT flu biasa mungkin sudah biasa kita hadapi. Bahkan sepanjang tahun kita malas menghitung sudah berapa kali kita mengidap flu biasa atau pilek. Sementara itu, sepanjang musim, bahkan setiap saat dan tempat, penyakit infeksi ini terus mengancam kita.

Berdasarkan Riset Kesehatan Masyarakat? 2014, prevalensi penyakit flu di Indonesia sudah merata dan, sebagai negara tropis, kejadian influenza bisa terjadi sepanjang tahun. Meski kita kerap kali mengabaikan flu yang dapat sembuh dengan sendirinya, ini menyebabkan banyak kerugian, karena ketidaknyamanan tubuh akibat gejala flu merupakan penyebab utama absensi di kantor dan sekolah.

Umumnya, orang dewasa mengalami flu empat kali setiap tahunnya. Artinya, ada sekitar tiga minggu dalam setahun yang tidak produktif, dan bisa berdampak terhadap efektivitas kerja. Sementara anak kecil, umumnya mengalami flu enam sampai delapan kali setahun. Artinya, satu bulan dalam setahun dihabiskan si kecil, untuk sakit dan hal ini tentunya berdampak terhadap kualitas belajarnya di sekolah.

"Flu dapat ditularkan dengan dua mekanisme, langsung dan tidak langsung. Langsung dengan menghirup udara yang terkontaminasi virus flu dan tidak langsung terjadi setelah virus didapat dari kontak dengan benda yang terkontaminasi melalui saluran masuk seperti mulut dan hidung," jelas dr Eveline dari Interbat dalam acara "Spartan, Mouthspray Alami untuk Mencegah Flu Terobosan Ilmiah Terbaru dari Indonesia" di Jakarta, Kamis (6/8/2015).

Eveline menambahkan bahwa dalam satu kali bersin, 40.000 butir partikel keluar dengan kecepatan 250 km/jam, ini akan lebih berbahaya bila bersin juga mengeluarkan partikel virus penyebab flu. Virus flu yang dikeluarkan lewat bersin atau batuk, atau bahkan saat kita berbicara, dapat aktif selama 48 jam di ruang tertutup.

"Untuk itu yang bisa kita lakukan adalah pencegahan dengan gaya hidup sehat, makan makanan bergizi, cukup minum, olahraga, dan istirahat cukup. Tapi karena virus tidak bisa dilihat dengan mata normal, kita mungkin butuh multivitamin atau suplemen untuk memperkuat daya tahan tubuh dari produk alami yg sudah teruji keamanan dan efektivitasnya," pesannya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini