nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wanita yang Sering Hamil Risiko Kena Osteoporosis

Erika Kurnia, Jurnalis · Minggu 09 Agustus 2015 12:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 08 09 481 1193024 wanita-yang-sering-hamil-risiko-kena-osteoporosis-hw8u18Vpkn.jpg Wanita yang sering hamil risiko kena osteoporosis (Foto: Shutterstock)

WANITA ingin terhindar dari masalah osteoporosis? Caranya dengan mengatur jarak kehamilan agar jangan terlalu dekat.

Hal ini berdasarkan penelitian yang menjelaskan bahwa wanita yang hamil kurang dari satu tahun setelah kelahiran anak sebelumnya berisiko lebih besar menderita osteoporosis di kemudian hari. Sementara mereka yang memberi jarak lebih lama mengandung anak berikutnya terbebas dari masalah itu.

Para peneliti membandingkan sejarah reproduksi dari 239 wanita yang telah menopause dengan osteoporosis dengan 298 perempuan yang sama tanpa masalah tulang tersebut. Kehamilan tidak lebih dari 12 bulan terpisah dikaitkan dengan risiko osteoporosis empat kali lipat, studi ini menemukan.

"Kami sudah tahu dari penelitian sebelumnya bahwa osteoporosis postmenopausal secara langsung dipengaruhi oleh kehamilan itu sendiri serta variabel lainnya, seperti menyusui dan usia kehamilan pertama," kata penulis utama studi Dr Gulcin Sahin Esroy, peneliti Yale School of Medicine.

Seperti dikutip dari Torontosun, Minggu (9/8/2015), dengan hasil dari penelitian tersebut, disarankan agar perempuan yang menginginkan anak berikutnya harus menunggu dua tahun setelah melahirkan anak sebelumnya, kata Esroy.

Untuk studi ini, peneliti menganalisis jaringan tulang dari wanita menopause. Para peneliti tidak menemukan perbedaan dalam risiko osteoporosis antara wanita yang menunda kehamilan dua sampai tiga tahun antara kehamilan sebelumnya dan wanita yang memiliki kesenjangan lebih dari lima tahun.

Wanita mengalami menopause ketika mereka berhenti menstruasi, yang biasanya terjadi antara usia 45 dan 55. Setelah ovarium menghentikan produksi hormon estrogen dan progesteron pada tahun-tahun menjelang menopause, tubuh memperlambat produksi jaringan tulang baru dan wanita dapat menghadapi peningkatan risiko osteoporosis.

Selama kehamilan, kalsium tulang dari ibu diberikan kepada bayi yang tumbuh dalam kandungan. Wanita biasanya akan mendapatkan kembali kalsium setelah masa menyusui selesai, kata Dr James Liu, seorang peneliti di Case Western Reserve University Ohio.

Wanita yang memiliki bayi dalam suksesi dekat masih bisa meningkatkan kesehatan tulang mereka dengan mendapatkan cukup kalsium dan vitamin D dari diet, serta melakukan latihan angkat beban.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini