nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alasan Anak Wajib Didekatkan Ibunya Usai Melahirkan

Erika Kurnia, Jurnalis · Minggu 09 Agustus 2015 14:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 08 09 481 1193054 alasan-anak-wajib-didekatkan-ibunya-usai-melahirkan-TOvqbZirgL.jpg Alasan anak wajib didekatkan ibunya usai melahirkan (Foto: Shutterstock)

SETELAH melahirkan, sudah sewajarnya anak yang berhasil dilahirkan didekatkan kepada ibunya. Hal tersebut penting dijalani, karena ibu tidak hanya mampu menghangatkan bayi atau mendapatkan ketenangan setelah melahirkan, namun juga untuk inisiasi menyusui dini (IMD).

"Ibu bisa membantu memberi kehangatan pada anak. Kedekatan dengan anak membuat ibu menjadi lebih tenang dan mengurangi rasa sakit setelah melahirkan. Tubuh ibu juga dengan mudah mengeluarkan hormon prolaktin dan oksotosin yang membantu mengeluarkan ASI," kata dr Candra Wijaya, Health Team Coordinator Wahana Visi Indonesia.

Bila hal itu tidak dilakukan, dr Candra mengatakan, ibu akan menjadi stres dan dampaknya produksi ASI pertama yang penting bagi anak akan terhambat. Sayangnya lagi, belum semua pihak mendukung hal tersebut, termasuk petugas kesehatan yang membantu proses melahirkan, kata dr Candra.

"Masih sedikit tenaga dan lingkungan di institusi kesehatan yang memiliki kesadaran terhadap pemberian IMD ini, meskipun sudah ada peraturan mengenai pemberian ASI dari pemerintah. Bahkan, ada dokter oknum yang menawarkan pemberian susu formula pada anak baru lahir," ungkapnya.

Dalam UU Kesehatan No. 36 tahun 2009 pasal 200 dikatakan bahwa negara akan menghukum siapa pun yang sengaja menghalangi program pemberian ASI eksklusif dengan hukuman kurungan penjara selama satu tahun dan denda Rp100 juta.

"Sosialisasinya belum menyeluruh. Peraturannya sudah ada, tapi sosialisasi ke institusi-institusi kesehatan itu memang jadi pekerjaan rumah bersama. Jangankan di daerah pelosok, Jakarta saja masih banyak yang belum tahu," tambahnya dalam kampanye Aksi ASI di Gandaria City, Jakarta, Sabtu, 8 Agustus 2015.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini