nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alergi Makanan Bisa Terjadi di Segala Usia

Erika Kurnia, Jurnalis · Selasa 11 Agustus 2015 20:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 08 11 481 1194438 alergi-makanan-bisa-terjadi-di-segala-usia-anqpoiU2WE.jpeg Alergi bisa terjadi segala usia (Foto: Healthtap)

MUNCULNYA gejala alergi yang terlambat terus meningkat. Makanan yang kita sukai bisa tiba-tiba menjadi penyebab gatal-gatal pada kulit atau tenggorokkan, atau gejala lainnya yang menjadi tanda alergi.

Dr Alexandra Croom, Konsultan Ahli Alergi di University Hospitals of Leicester, mengatakan, "Ini bisa terjadi pada usia berapa pun. Menurut sebuah penelitian, usia rata-rata untuk mengembangkan alergi kerang (salah satu alergi yang paling umum didapat saat dewasa) adalah 50 tahun.

Di Inggris, misalnya, banyak orang dewasa mengidap alergi udang. Yang membingungkannya, alergi terjadi pada satu varietas udang dan bukan yang lain, sehingga beberapa kesalahan reaksi alergi bisa dianggap sebagai keracunan makanan.

Jadi apa yang bisa menyebabkan seseorang yang telah menyukai makanan tertentu seumur hidup harus mengalami respon penolakan yang dramatis? Teori tetap spekulatif, tetapi beberapa memperkirakan perubahan hormonal yang menjadi faktornya, terutama pada wanita.

Dr Isabel Skypala, pemimpin klinis alergi makanan di Royal Brompton & Harefield NHS Foundation Trust, mengatakan, "Ada sangat sedikit penelitian tetapi kita tahu hormon dapat dikaitkan dengan kekebalan tubuh.”

Ada jenis lain dari alergi makanan yang dapat mempengaruhi orang dewasa, yang paling umum adalah Pollen Food Syndrome, yang menghubungkan sensitivitas terhadap serbuk sari dengan reaktivitas silang untuk beberapa makanan.

Gejala klasik seperti mulut gatal dan pembengkakan di mulut atau tenggorokan, segera setelah mengonsumsi buah seperti apel atau persik atau beberapa sayuran, seperti seledri, kacang tanah atau kacang almond. Ini diperkirakan mempengaruhi dua persen masyarakat.

“Jika Anda menduga Anda mengidap alergi makanan, periksalah diri Anda ke dokter. Gejala alergi dapat berkembang dari hal yang kecil dan Anda tidak dapat memprediksi tingkat keparahan reaksi berikutnya,” kata Dr Skypala.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini