nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dampak Buruk Lingkungan jika Hiu Indonesia Punah

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Rabu 12 Agustus 2015 10:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 08 12 406 1194731 dampak-buruk-lingkungan-jika-hiu-indonesia-punah-hUlE3pp4hJ.jpg Hiu punya peran dan fungsi penting terhadap lingkungan (Foto: Telegraph)
TAK bisa dibayangkan jika ikan hiu sampai punah. Pasalnya, ikan hiu punya fungsi dan peranan penting dalam kehidupan.
 
Hal tersebut disampaikan oleh pemimpin komunitas Saveshark, Riyanni Djangkaru. Wanita yang juga seorang diver ini, mengibaratkan fungsi dan peranan ikan hiu seperti dokter.
 
“Fungsi utama ikan hiu itu seperti dokter laut yang makan ikan-ikan sekarat dan sakit, sehingga mencegah wabah," ujarnya saat berkunjung ke Redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin 10 Agustus 2015.
 
Lebih lanjut, Riyanni Djangkaru menjelaskan, peran ikan hiu sebagai top predator di laut juga sangat penting. Menurut wanita berusia 35 tahun ini, hiu mempunyai peran mengendalikan jumlah populasi ikan-ikan di laut.
 
"Karena hiu tak hanya makan ikan-ikan yang persis di bawahnya, tetapi bisa ke laut lebih dalam lagi, sehingga tidak terjadi over populasi,” jelas ibu satu orang anak tersebut.
 
 
Karena fungsi dan peranannya yang sangat penting, Riyanni Djangkaru bersama komunitasnya menggencarkan kampanye penyelamatan ikan hiu dari kepunahan. Namun, menurut Riyanni Djangkaru ada beberapa kendala yang dihadapi dalam menyelamatkan hiu dari kepunahan.
 
"Pada dasarnya ikan hiu termasuk hewan yang bermigrasi, sehingga data jumlah populasinya menjadi beragam. Tetapi, kesulitan kita adalah tidak mempunyai data resmi yang dikeluarkan pemerintah," jelasnya.
 
Namun, menurut Riyanni Djangkaru, saat ini terdapat data-data jumlah populasi hiu dari NGO asing yang melakukan penelitian resmi secara independen di Indonesia. Sayangnya, data-data jumlah populasi dari NGO tersebut menunjukkan angka yang tidak menggembirakan.
 
“Data-data dari NGO luar negeri yang melakukan penelitian secara independen itu menunjukkan penurunan signifikan. Dari jumlah beberapa spesies yang dahulunya ada di laut tropis Indonesia, kini sudah tidak ada lagi,” tutupnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini