nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selaput Dara Tak Jadi Patokan Keperawanan Wanita

Erika Kurnia, Jurnalis · Kamis 13 Agustus 2015 06:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 08 13 481 1195369 selaput-dara-tak-jadi-patokan-keperawanan-wanita-TF4PpS2Q21.jpg Selaput dara tak jadi patokan hilangnya keperawanan (Foto: Listopten)

BAIK anak gadis maupun anak laki-laki, secara umum, dianggap perawan ketika mereka tidak pernah melakukan hubungan seksual. Karena dasar patriarkal sebagian besar masyarakat, konsep keperawanan pada anak perempuan datang untuk menjadi sarat kesucian dan kehormatan.

Keperawanan yang dinilai dari kondisi selaput dara dianggap tidak bisa didefinisikan secara medis, bahkan ini masih dipertentangkan oleh kalangan ilmuwan dan masyarakat awam.

Cara menghindari selaput dara rusak

Dalam beberapa budaya dunia ketiga yang menganggap keperawanan sangat penting, perempuan tidak akan menggunakan tampon atau cangkir menstruasi atau menjalani pemeriksaan medis tertentu untuk menghindari kerusakan selaput daranya.

Diskriminasi untuk yang tidak perawan

Dalam beberapa budaya dunia ketiga, seorang wanita belum menikah yang ditemukan tidak perawan (baik karena diperkosa atau pilihan) dapat dikucilkan, dipermalukan, atau bahkan dibunuh. Dalam budaya ini, keperawanan dianggap berkaitan dengan kehormatan keluarga.

Selaput dara bisa robek tanpa penetrasi

Dokter mencatat bahwa ada atau tidaknya selaput dara tidak menjadi bukti yang memadai untuk membuktikan keperawanan. Banyak wanita memiliki selaput dara (himen) tipis yang meregang atau robek dengan mudah karena kegiatan seperti mengendarai sepeda atau kegiatan atletik lainnya.

Keperawanan hilang karena masturbasi

Kebanyakan orang berpikir hilangnya keperawanan terjadi melalui penetrasi. Namun, beberapa individu yang memiliki orientasi seksual lain menganggap seks oral, seks anal, atau masturbasi sebagai cara untuk menghilangkan keperawanan seseorang. Demikian seperti dilansir dari Randomhistory, Kamis (13/8/2015).

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini