nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

10 Juta Turis China, Target Arief Yahya

Johan Sompotan, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2015 12:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 08 14 406 1196190 10-juta-turis-china-target-arief-yahya-E6chmIMyPe.jpg 10 juta turis China target Arief Yahya (Foto: Dailymail)

SEMARANG - 20 juta turis asing menjadi target Presiden Jokowi. Dari jumlah tersebut, Arief Yahya menargetkan 10 juta turis untuk China.

"“Presiden mencanangkan targat pariwisata tahun 2019 adalah 20 juta wisman. Dari jumlah itu, 10 jutanya ditargetkan dari Tiongkok," jelas Menteri Pariwisata, Arief Yahya saat ditemui di Sam Po Kong, Semarang.

Dengan menargetkan China paling banyak didatangkan, Menteri Pariwisata Arief Yahya melihat China sudah menempati posisi ke-3, menggeser Australia hingga semester I tahun 2015. Makanya Indonesia gencar berpromosi di China.

Tak hanya itu saja, berlatar belakang memiliki sejarah dengan China menjadi alasan utama Indonesia menargetkan turis China lebih banyak.

Pada 15 Juli 1405, Admiral Cheng Ho memulai perjalanan dunia dari Nanking (dulu ibu kota China, sebelum dipindahkan ke Beijing) melewati kawasan Laut Cina Selatan, semenanjung Malaka, bagian barat Nusantara, semenanjung India, Jazirah Arab, hingga ke Mogadisu di Afrika Timur. Ada sekitar 30 negara yang pernah dilewati Jalur Cheng Ho.

“Ini tonggak sejarah yang penting bagi pariwisata Indonesia. Kita melakukan napak tilas, mengenang jejak warisan sejarah maritim dunia dengan Jalur Samudera Cheng Ho. Itu yang akan kami promosikan, bernostalgia sekaligus berwisata budaya, yang bisa menjadi salah satu daya tarik dan unggulan pariwisata Indonesia,” jelasnya.

Di sisi lain, Presiden Tiongkok, Xi Jinping menambahkan Sejarah hubungan Indonesia dan Tiongkok sudah ratusan tahun. Itu bisa menjadi modal bagi kedua negara untuk menjadi mitra strategis komprehensif, dan konkret.

"Meskipun Indonesia dan Tiongkok terpisah oleh laut dan samudera, namun besarnya gelombang tidak menghalangi pertukaran kita, mulai dari Jalur Samudera Cheng Ho hingga Konferensi Asia Afrika” tukas Xi Jinping saat menghadiri Peringatan Konferensi Asia Afrika lalu.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini