nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Event HUT RI Belum Jadi Daya Tarik Wisata, Kenapa?

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Senin 17 Agustus 2015 11:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 08 17 406 1197452 event-hut-ri-belum-jadi-daya-tarik-wisata-kenapa-m9zcwpRehj.jpg Alasan event HUT RI belum jadi daya tarik wisata (Foto: Shutterstock)

BERBAGAI event diselenggarakan pada Dirgahayu ke-70 Indonesia. Namun, event-event tersebut belum seluruhnya dipromosikan sebagai daya tarik wisata.

Seperti kita ketahui, Singapura juga belum lama ini merayakan ulang tahun ke-50 dengan berbagai pertunjukkan spektakuler. Singapura menjual berbagai perayaan atau festival di hari kemerdekaannya dengan branding dan promosi pariwisata untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara.

Oleh karena itu, Menteri Pariwisata Indonesia, Arief Yahya, berharap terdapat event-event budaya pada setiap Hari Kemerdekaan Indonesia. Hal ini agar dapat mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) lebih banyak lagi.

"Setiap 17 Agustus atau Hari Kemerdekaan Indonesia seharusnya ada event-event yang bisa menarik kunjungan wisman. Jadi di 34 provinsi ini, ada event terkait Dirgahayu ke-70 Indonesia," jelasnya di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata Indonesia, Jakarta, Senin (17/8/2015).

Meski begitu, Arief Yahya menjelaskan, saat ini sudah ada beberapa event yang diselenggarakan terkait Dirgahayu ke-70 Indonesia. Misalnya, terdapat berbagai acara di Kilometer 0 Sabang dan menancapkan bendera Merah-Putih yang dilakukan Marinir Indonesia di Puncak Cartenz, Papua.

"Poinnya, untuk tahun depan harus jauh lebih meriah dan kita harus pandai menggunakan cultural event itu menjadi tourism event. Karena negara lain sudah melakukannya, sehingga kita harus melakukan itu," tutup pria kelahiran Banyuwangi, 2 April 1961 tersebut.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini