nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Uniknya Kebudayaan Tuan Rumah Sail Tomini 2015

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Senin 14 September 2015 17:55 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 09 14 406 1213990 uniknya-kebudayaan-tuan-rumah-sail-tomini-2015-P8T4DQM5S2.jpg Uniknya kebudayaan tuan rumah Sail Tomini 2015 (Foto: Wikimedia)

PARIGI Moutong, kabupaten di pesisir Teluk Tomini tak hanya terkenal dengan keindahan pantainya. Namun, tuan rumah acara puncak Sail Tomini 2015 ini juga kaya budaya.

Acara puncak Sail Tomini 2015 akan digelar pada 19 September di Kabupaten Parigi Moutong. Berbagai potensi yang dimiliki kabupaten di Sulawesi Tengah ini akan ditampilkan pada Sail Tomini 2015, termasuk seni dan budaya.

Kabupaten Parigi Moutong memiliki kesenian dan budaya yang unik. Berikut kesenian dan budaya Kabupaten Parigi Moutong seperti dikutip dari Parigimoutongkab, Senin (14/9/2015).

Tari Pajoge Maradika

Tari Pajoge Maradika biasanya dipentaskan pada acara perayaan pelantikan seorang raja atau pemimpin daerah. Tari ini dibawakan oleh lima orang putri yang mengungkapkan ekspresi kebahagiaan menyambut kehadiran pemimpin yang baru.

Dalam pementasannya, Tari Pajoge Maradika diiringi musik kakula dan seruling lalove. Seruling lalove merupakan seruling panjang khas Parigi Moutong yang biasanya dipakai dalam upacara ritual adat.

Kakula Nuada

Kakula Nuada merupakan musik tradisional khas masyarakat Kaali. Musik tradisional ini sering ditampilkan pada acara adat atau mengiringi tarian tradisional.

Cagar Budaya

Memasuki Kecamatan Tinombo yang berjarak kurang lebih 160 kilometer dari Kota Parigi, kita dapat mengunjungi rumah kediaman dan peninggalan Raja Kuti Tombolotutu. Dia adalah raja yang menguasai kerajaan Tomini dan Moutong sejak 1929 sampai wafat pada 1965.

Kini, kediamannya di Jalan Trans Sulawesi menjadi salah satu Cagar Budaya Kabupaten Parigi Moutong. Di dalam bangunan ini, tersimpan dua senjata meriam, foto dokumentasi, perlengkapan rumah tangga, dan beberapa pakaian kerajaan. Sementara itu, tidak jauh dari area ini bersemayam makam Raja Kuti Tombolotutu dan keluarganya.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini