Kelahiran Bayi Prematur Berulang? Simak Kata Ahli

Erika Kurnia, Jurnalis · Selasa 22 September 2015 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2015 09 22 481 1218892 kelahiran-bayi-prematur-berulang-simak-kata-ahli-l512eENu8q.jpg Ilustrasi bayi baru lahir (Foto: Sheknows)

SEMUA orangtua menginginkan anak mereka lahir normal. Namun, pada beberapa kasus, seorang wanita yang pernah melahirkan prematur bisa melahirkan anak berikutnya dengan kondisi prematur. Mengapa demikian?

“Memang ada kemungkinan 20-30 persen kelahiran prematur terjadi berkaitan dengan kondisi kandungan yang lemah, bukan karena kondisi medis seperti pendarahan atau kontraksi dini,” kata Rinawati Rohsiswatmo, ahli bayi prematur dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM, saat ditemui dalam acara peluncuran “MamyPoko Preemie Care”, popok untuk Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), di Jakarta, Selasa (22/9/2015).

Dr Rina mengatakan, ada beberapa penyebab kelahiran prematur, seperti lepasnya plasenta, kontraksi dini, pecahnya ketuban, dan lemahnya kandungan. Penyebab terakhir adalah salah satu faktor yang memicu seorang wanita melahirkan prematur secara berulang.

“Tapi jangan khawatir, bayi yang lahir prematur masih bisa diperbaiki dengan pemberian nutrisi dan stimulasi tumbuh kembang yang tepat,” pesan dokter yang juga anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia ini.

Bayi prematur lahir lebih dini sebelum usia kehamilan 37 minggu dan dengan rata-rata berat lahir kurang dari 2.500 gram, sehingga bisa disebut Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Bayi prematur harus dievaluasi nutrisi dan perkembangannya sesuai usia koreksi agar tidak mengalami kondisi gagal tumbuh yang rentan pada anak prematur, pesan dr Rina.

(yac)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini