Kurus Bukan Berarti Bebas Kolesterol, Berikut Ini Pemicunya

Erika Kurnia, Jurnalis · Rabu 23 September 2015 13:35 WIB
https: img.okezone.com content 2015 09 23 481 1219543 kurus-bukan-berarti-bebas-kolesterol-berikut-ini-pemicunya-XGwLWdZe5o.jpg Tes darah (Foto: Euractiv)

KEBANYAKAN orang menganggap hanya orang gemuk yang bisa mengidap kolesterol tinggi. Orang-orang akan terkejut dengan kenyataan bahwa orang kurus juga bisa menderita kolesterol tinggi. Faktanya, kolesterol tinggi tidak berhubungan dengan lemak di bawah kulit manusia.

Orang yang mengalami kegemukan atau obesitas memiliki kolesterol tinggi karena metabolisme lemak dalam tubuh mereka berubah karena perubahan resistensi insulin. Namun, ini tidak berarti bahwa orang-orang yang kurus tidak dapat memiliki kolesterol tinggi.

Orang yang memiliki kadar kolesterol lebih dari 240 mg/dl dalam darah mereka dikatakan menderita kolesterol tinggi. Jika kadar kolesterol tinggi terdeteksi pada usia dini, beberapa komplikasi yang disebabkan karena kadar kolesterol tinggi dapat dihindari.

Lalu apa alasan yang bisa menyebabkan orang kurus menderita kolesterol tinggi? Berikut beberapa faktornya, seperti dilansir dari Galloinstitute, Rabu (23/9/2015).

Gaya hidup tidak aktif

Salah satu alasan utama mengapa orang kurus memiliki kolesterol tinggi adalah karena mereka tidak melakukan olahraga secara teratur. Hal ini meningkatkan kadar asam lemak jenuh, yang meningkatkan kadar kolesterol mereka.

Kebiasaan menggunakan gadget untuk menyelesaikan mereka aktivitas sehari-hari juga mengurangi tingkat aktivitas mereka. Selain itu, menonton televisi atau menggunakan komputer di waktu luang akan meningkatkan kolesterol juga.

Pola makan yang buruk

Mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak jenuh secara rutin dapat meningkatkan kadar kolesterol. Beberapa makanan yang kaya kolesterol jahat adalah kuning telur, daging babi, udang, margarin, dan hati.

Kebanyakan orang kurus makan lebih sedikit makanan, tetapi mereka masih menderita kolesterol tinggi karena mereka tidak makan makanan bergizi.

Alkohol

Minum alkohol berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Namun, minum alkohol dalam kadar sedang membantu meningkatkan kadar kolesterol baik. Ketika Anda minum terlalu banyak alkohol, alkohol tidak dapat dimetabolisme tubuh sehingga ini akan meningkatkan kadar low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat.

Stres

Gaya hidup yang sibuk akan meningkatkan stres, yang merupakan salah satu penyebab utama dari kolesterol tinggi. Penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan kadar stres dapat mengakibatkan akumulasi glukosa dan asam lemak yang meningkatkan kolesterol.

Gen

Gen Anda juga bertanggung jawab untuk meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh Anda. Kolesterol diproduksi oleh hati yang didapat dari setiap makanan yang Anda makan. Gen mempengaruhi fungsi hati dalam hal ini.

(yac)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini