Efek Kabut Asap, Kualitas Air Mata Berkurang

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2015 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2015 10 02 481 1224911 efek-kabut-asap-kualitas-air-mata-berkurang-8Vxz3nP3uS.jpg Efek kabut asap, kualitas air mata berkurang (Foto: Boldsky)

PAPARAN bahaya kabut asap sangat mengganggu kesehatan mata. Anda akan rawan mengalami kekurangan air mata yang menyebabkan risiko mata kering.

Dokter Spesialis Mata dr Diah Farida mengatakan, asap kebakaran mengandung banyak partikel dan senyawa yang bisa menyebabkan kestabilan air mata terganggu. Dengan begitu, masyarakat yang tinggal di wilayah kabut asap rawan mengalami mata kering.

"Saya baca satu macam penelitian bahaya asap, ternyata kejadian kabut asap di Sumetera dan Kalimantan itu seperti di Argentina. Ada beberapa poin yang harus kita tahu," ujar dr Diah kepada wartawan saat jumpa pers Bahaya Kabut Asap di Gedung ULP Lantai Tiga, Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, Jakarta Timur, Jumat (2/10/2015).

Lantaran kestabilan air mata mulai berkurang, tambah dr Diah, dari penelitian itu 90 persen orang terpapar asap mengalami mata kering dengan rasa panas dan pedas.

"Pada pasien yang tidak punya riwayat kelainan mata sebelumnya mungkin tidak akan terlalu merasa mengeluh. Tapi kalau pasien punya kelainan mata sebelumnya tentu rawan mengalami mata kering," terang dr Dia.

Untuk menghindari mata kering, saran dr Diah, masyarakat tetap saja harus menjaga kebersihan mata. Caranya dengan memberi air mata buatan, seperti obat khusus untuk mata dan juga konsultasi dengan dokter mata di daerah setempat.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini