nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gadis Ini Tewas Akibat Phobia Lihat Tinjanya Sendiri

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 09 Oktober 2015 19:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 10 09 481 1229146 gadis-ini-tewas-akibat-phobia-lihat-tinjanya-sendiri-VRX36n87l5.jpg Gadis ini phobia melihat tinjanya sendiri (Foto: Medicinenet)

ANAK perempuan autis mengalami phobia buang air besar (BAB) karena takut pergi ke kamar mandi, sampai akhirnya dia dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung.

Dialah Emily Titterington (16), punya hobi menahan tinjanya di dalam usus besar hingga dua bulan. Saat meninggal, gadis asal Kota St Austell, Cornwall, divisum oleh dokter dan ususnya ditemukan dalam keadaan membengkak.

Gadis berkebangsaan Inggris itu meninggal dunia di rumahnya, tepat pada 8 Februari 2013. Paramedis mencoba untuk menghidupkan kembali, tapi dia kemudian dinyatakan meninggal oleh tim medis dari Rumah Sakit Royal Cornwall di Truro.

Sebelumnya paramedis Lee Taylor menghadiri rumah keluarga Emily dua kali pada malam kematiannya. Pada kesempatan pertama, ia menggambarkan wajah Emily tampak pucat dan ia mengeluh sakit di antara tulang bahunya.

Namun, gadis malang itu menolak untuk pergi ke rumah sakit dan enggan untuk diperiksa. Dia mengatakan, hanya ingin pakai baju longgar agar tidak semakin merasakan sakit perut.

Kemudian, Taylor dan paramedis lain dipanggil kembali setelah pukul 04.00 waktu setempat. Sayang, nyawa Emily tidak tertolong dan akhirnya meninggalkan seluruh keluarganya.

Ahli Patologi Dr Amanda Jeffery mengatakan, kasus gejala sembelit seperti Emily memang lebih sering dialami oleh anak-anak dan balita yang memiliki masalah keterbelakangan mental.

“Kematiannya bisa dihindari dengan pengobatan pada titik yang tepat,” kata Jeffery yang dikutip Dailymail, Jumat (9/10/2015).

Tapi Tuhan berkata lain, Emily harus meninggal dunia akibat serangan jantung karena syok melihat bentuk tinjanya yang sangat mengerikan baginya. Semua keluarganya saat itu menolong dirinya dan mencegah masalah ini.

“Sebelum dimakamkan, Emily kami visum. Hasilnya organ pencernaan dan jantung gadis itu sudah berantakan dan tentu tidak berfungsi dengan baik,” tambah Jeffery.

Akhirnya, keluarga Emily tidak bisa berbuat banyak melihat musibah itu. Mereka semua menerima kepergian gadis kesayangannya itu dan menyesali perbuatannya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini