nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tips Berbisnis dengan Sahabat

Vessy Frizona, Jurnalis · Selasa 10 November 2015 03:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 11 09 196 1246358 tips-berbisnis-dengan-sahabat-TrhAJfFqXD.jpg Tips berbisnis dengan sahabat (Foto: Onionstatic)

MEMBANGUN sebuah bisnis bersama sahabat bukan perkara mudah. Sering kali urusan pribadi dan bisnis bercampur aduk sehingga merusak hubungan. Untuk itu, dibutuhkan profesionalisme kuat dalam membangun bisnis bersama sahabat.

Garrett Kartono dan Michael Manuhutu merupakan dua sahabat yang sudah menjalani bisnis bersama. Menurut dua pria yang bareng mendirikan bisnis layanan ojek online, Blu-Jek ini membangun bisnis dengan sahabat gampang-gampang susah. Saat berkunjung ke Kantor Redaksi Okezone, Senin, 9 November 2015, sahabat SMA tersebut membagi tipsnya.

“Pertama harus tahu dulu siapa teman kita, kalau saya dan Michael sudah bersahabat dari zaman sekolah jadi sudah tahu pribadinya seperti apa. Setelah tahu karakternya berarti kita tahu orang itu bisa diajak bekerja sama atau tidak,” ujar Garrett.

Lebih lama kita berhubungan dengan seseorang, itu menentukan sejauh mana kita mengenal mereka. Kedua adalah kepercayaan, sebab hanya hal itulah yang bisa membuat bisnis ini berjalan. Garrett menambahkan, karena ini usaha bersama maka modal juga dari kita berdua yang dikelola bersama.

“Kalau tidak ada kepercayaan maka kerjasama yang terjalin tidak akan sehat. Tidak ada pikiran-pikiran negatif di sini, karena kami ingin semua berjalan lancar demi hasil yang positif, sehingga bisnis ini berkembang baik,” paparnya.

Senada dengan sahabatnya, Michael juga menerapkan kepercayaan penuh. Pria 30 tahun ini berusaha menebar energi positif untuk bisnis yang dijalani bersama Garrett. Hal yang dilakukan adalah saling mendukung ide dan inovasi yang akan diciptakan ke depan.

“Terpenting, kami saling mendukung dalam usaha ini, bukan saling menjatuhkan atau merasa paling kuat karena ini bentuknya kerja sama. Dan kunci yang paling tepat ialah profesional, tidak mencampur-campurkan urusan pribadi dengan pekerjaan atau sebaliknya,” tutup Michael.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini