Ini Kelebihan Masak dengan Diungkep

Santi Andriani, Jurnalis · Kamis 19 November 2015 16:35 WIB
https: img.okezone.com content 2015 11 19 298 1252340 -JIgqXuv3ci.jpg Teknik ungkep (Foto:Bonapetit)

TEKNIK memasak ungkep atau mengungkep memang membutuhkan waktu lebih lama, tapi soal rasa, jangan diragukan. Sebenarnya apa sih keuntungan dari mengungkep itu?

Chef Widhi Joestiarto mengatakan, tehnik mengungkep adalah budaya memasak khas Nusantara yang sudah dipraktekkan sejak lama. Meski mungkin memiliki nama yang berbeda-beda, namun beberapa daerah memiliki teknik memasak seperti ini. Ungkep sendiri dikatakan Chef Widhi adalah bahasa Jawa yang bermakna memasak bahan makanan sudah dengan bumbu di atas api kecil dalam waktu yang lebih lama.

Bahan makanan mentah, seperti daging ayam atau daging sapi tidak hanya dimarinasi dengan bumbu dan didiamkan lama. Melainkan melalui proses pemasakan.

"Panas akan membuka pori-pori bahan makanan, sehingga membuat bumbu meresap ke dalam bahan makanan. Ini tujuannya diungkep," kata Chef Widhi dalam acara Jakarta Food Editor 's Club (JFEC) bertema Menggali Identitas Kekayaan Kuliner Indonesia Melalui Pengolahan Bumbu Dasar & Teknik Memasak, di Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Proses ini, lanjut Chef Widhi yang tidak akan terjadi ketika bumbu hanya dimarinasi biasa, tanpa dimasak di atas api kecil. Proses ini biasanya kerap ditemui dalam proses memasak ala Western. Bahan makanan biasanya hanya ditaburi lada dan garam dan didiamkan sejenak.

"Kalau itu (marinasi.red) biasanya ketika dimakan hanya bagian atasnya saja yang berasa, begitu dibuka dagingnya bagian dalam kurang rasa. Berbeda dengan diungkep, daging bagian dalamnya bumbunya juga berasa, lebih lezat," ungkap juara tujuh kali kompetisi Iron Chef ini.

Karena dengan diungkep, lanjut Chef Widhi, bumbu mudah melepaskan enzim yang dapat mengeluarkan aroma khas. Sehingga menghasilkan cita rasa yang eksotis dan mengundang selera untuk disantap.

Sementara Maria Dewantini Dwianto, Head of Corporate Communications PT Unilever Indonesia mengatakan, gelaran JEFC dimaksudkan untuk mendorong kecintaan dan kebanggaan masyarakat luas terhadap ragam kekayaan warisan kuliner melalui edukasi mendasar. Salah satunya mengenal bumbu yang merupakan inti dari berbagai masakan Indonesia.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini