nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cruise Asing Harus Lama Stay di Indonesia

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Selasa 24 November 2015 16:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 11 24 406 1254969 cruise-asing-harus-lama-stay-di-indonesia-aBYUpzhCKd.jpg Cruise asing harus lebih lama stay di Indonesia (Foto: Utami Riyani/Okezone)

MENDATANGKAN kapal pesiar ke Indonesia menjadi fokus Kementerian Pariwisata. Mereka  berupaya membuat wisatawan tinggal lebih lama.

Pagi ini, kapal pesiar asal Hong Kong, SuperStar Virgo milik Star Cruises bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok.

Hal ini membuktikan keseriusan Kementerian Pariwisata dalam mendatangkan wisatawan mancanegara melalui kapal pesiar.

SuperStar Virgo bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok pada Selasa pagi dan akan kembali melanjutkan perjalanan menuju Australia pada pukul 20.00 WIB malam nanti.

Waktu singkat dinilai kurang lama untuk membuat penumpang cruise yang datang dari berbagai negara menikmati Jakarta.

Oleh karenanya, Kemenpar bersiap untuk membuat mereka tinggal lebih lama lagi di Indonesia. Kepala Sub Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Alam dan Buatan Kemenpar, Azwir Malaon mengatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan kapal pesiar asing untuk tinggal lebih lama.

“Kita akan kerja sama ke depan. Barangkali kita undang lebih banyak dan lama, bisa di Bali. Mungkin awalnya mereka belum tahu Jakarta seperti apa,” ujar Azwir usai penyambutan Kapal Pesiar SuperStar Virgo di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (24/11/2015).

Selain Jakarta, Indonesia memiliki lima pelabuhan yang bisa disinggahi kapal pesiar asing. Kelima pelabuhan itu adalah Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Belawan Medan, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Makassar dan Pelabuhan Benoa Bali.

“Yang paling penting kesiapan pelabuhan di Jakarta. Kita akan undang mereka datang lebih lama,” paparnya.

Wisatawan dari SuperStar Virgo yang bersandar di Jakarta rencananya dibawa ke beberapa destinasi wisata di Jakarta seperti Monumen Nasional hingga Kota Tua. Namun ke depannya, Azwir berharap bisa mengenalkan lebih banyak lagi destinasi wisata Jakarta saat mereka tinggal lebih lama.

“Nanti kita kerja sama lagi obyek mana yang bisa kita kenalkan dengan mereka. Sejauh ini Taman Mini Indonesia Indah sudah setuju,” tutupnya.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini