Apakah Menyimpan Tanaman di Dalam Rumah Menyehatkan?

Erika Kurnia, Jurnalis · Rabu 25 November 2015 04:40 WIB
https: img.okezone.com content 2015 11 25 481 1255293 apakah-menyimpan-tanaman-di-dalam-rumah-menyehatkan-2Ng6i8HLWt.jpg Memelihara pohon di rumah (Foto: Well)

MEMELIHARA tanaman di dalam rumah memang menyejukkan mata dan lingkungan. Tapi apakah benar memelihara tanaman hijau di dalam rumah bisa meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan dan meningkatkan kesehatan penghuninya?

Sebuah penelitian mengatakan ada keterkaitan alam dengan lahan hijau bagi peningkatan kesehatan mental dan fisik. Namun dalam hal tanaman dalam ruangan, buktinya terbilang lemah daripada yang kita temukan pada lahan hijau di luar atau dari alam, kata Frances E. Kuo, seorang profesor sumber daya alam dan ilmu lingkungan di University of Illinois di Urbana-Champaign.

Tanaman menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen. Sebuah studi pada 1989 yang dilakukan oleh NASA menemukan tanaman hias dan sistem akar mereka, tanah dan bakteri, menyerap polutan dalam ruangan seperti benzena, trichloroethylene dan formaldehida.

Tetapi memiliki tanaman hias tidak mungkin menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam kualitas udara dalam ruangan dan ada potensi negatif karena tanaman menghasilkan alergen yang dapat menimbulkan respon imun yang cukup parah pada beberapa orang, kata Thomas whitlow, seorang ahli ekologi perkotaan di Cornell University.

Beberapa studi kecil memang menemukan manfaat kesehatan yang berhubungan dengan tanaman dalam ruangan. Seperti studi kecil 1998 dari Norwegia yang melaporkan bahwa pekerja kantor memiliki keluhan kelelahan, batuk, tenggorokan kering, dan gatal lebih sedikit ketika mereka memiliki tanaman di kantor.

Percobaan di Inggris dan Belanda menemukan bahwa karyawan di gedung-gedung dengan tanaman menjadi lebih produktif, memiliki konsentrasi yang lebih baik, dan kepuasan kerja yang lebih besar daripada dengan pekerja yang memiliki kantor tanpa tanaman hijau.

Seperti dilansir dari New York Times, Rabu (25/11/2015), dua uji coba terkontrol secara acak melaporkan bahwa pasien bedah yang ditempatkan di kamar dengan tanaman dilaporkan sedikit rasa sakit, kecemasan, stres, dan kelelahan dibandingkan pasien yang tinggal di kamar tanpa tanaman.

Kebanyakan pasien juga memiliki tekanan darah sistolik lebih rendah, lebih puas dengan kamar mereka dan merasa lebih positif terhadap pekerja rumah sakit. Bahkan salah satu studi melaporkan bahwa pasien bisa menggunakan obat penghilang rasa sakit lebih sedikit ketika mereka memiliki tanaman di kamar masing-masing.

Ada juga beberapa penelitian menunjukkan bahwa bunga membuat orang bahagia. Orangtua yang menerima bunga sebagai hadiah melaporkan perbaikan suasana hati dan bahkan memori. Studi yang sebagian didanai oleh Society of American Florist juga menemukan tanaman bunga membuat orang lebih welas asih, kurang cemas, dan bebas stres.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini