nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alasan Bayi Sebaiknya Tidak Diberi Air Putih

Erika Kurnia, Jurnalis · Minggu 29 November 2015 05:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 11 29 481 1257656 alasan-bayi-sebaiknya-tidak-diberi-air-putih-9LiGG9sxFV.jpg Alasan bayi sebaiknya tak diberi air putih (Foto: Boldsky)

KOMPOSISI hidrogen dan oksigen yang membantu memuaskan dahaga merupakan unsur penting untuk tubuh mengeluarkan racun. Namun, manfaat tersebut tidak dirasakan oleh bayi, sehingga air putih tidak disarankan untuk diberikan kepada mereka.

"Memberi minum bayi dengan air tidak dianjurkan sampai usia enam bulan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan agar bayi hanya diberi ASI eksklusif. Lagipula, 80 persen dari ASI adalah air," jelas Dokter Spesialis Anak, Dr Shilpa Aroskar, seperti dikutip dari Idiva, Minggu (29/11/2015).

Peringatan tersebut ternyata tidak hanya untuk mempromosikan ASI. Peneliti pun menemukan bahwa air putih yang diberikan orangtua kepada bayi bisa berdampak buruk bagi mereka. Sayangnya, masih ada orangtua yang tidak mengetahui hal ini.

"Air dapat mengganggu tubuh bayi dengan mengganggu penyerapan nutrisi dari ASI atau susu formula. Bahkan ketika anak harus diberi makan susu formula, jumlah air yang digunakan harus sesuai takaran," kata dokter anak konsultan, Dr Kavita Gohil.

Gohil mengatakan bahwa asupan air terlalu banyak dapat menyebabkan keracunan air karena keseimbangan elektrolit terganggu. Asupan air pada bayi dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti kejang, kurang nutrisi, atau dalam kasus yang ekstrem mengakibatkan koma.

“Bayi bisa mulai diberi air putih setelah usia enam bulan. Tapi, itu pun harus dibatasi, karena jika tidak, anak Anda mungkin akan kehilangan nafsu makan yang bisa berujung pada masalah gizi. Bila bayi sudah melewati usia satu tahun, Anda bisa bebas memberikan air sebanyak yang bayi Anda suka,” pungkasnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini