Desainer: Ulos Dijadikan Warisan Dunia

Renny Sundayani, Jurnalis · Jum'at 11 Desember 2015 15:44 WIB
https: img.okezone.com content 2015 12 11 194 1265614 desainer-ulos-dijadikan-warisan-dunia-rycPcMVOXH.jpg Ulos jadi warisan dunia (Foto: Antara)

JUMLAH pengrajin kain Ulos semakin sedikit. Dikhawatirkan akan berdampak pada eksistensi pelestarian budaya asal Batak, Sumatera Utara ini.

Ketua Panitia Peduli Ulos Ida Pasaribu mengatakan, salah satu cara untuk melestarikan kain Ulos ini yaitu, dengan menetapkan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Ulos Nasional.

Tidak hanya menetapkan Hari Ulos Nasional saja, para pecinta kain tenun Ulos juga akan mendaftarkan Ulos sebagai warisan budaya nasional ke UNESCO.

"Tahun 2014 lalu, sudah kami ajukan ke UNESCO. Saat itu kami diminta untuk memenuhi persyaratan," kata Ida Pasaribu di sela-sela acara Rapat Koodinasi Gerakan Masyarakat Berbasis Budaya "Menjadikan Ulos Sebagai Warisan Budaya Dunia", di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Jumat (11/12/2015).

Di kesempatan yang sama, desainer kain Ulos, Merdi Pasaribu menyebutkan, untuk menjadikan kain Ulos sebagai warisan dunia, Indonesia harus lebih dulu menunjukkan adanya upaya melestarikannya.

"Misalnya, menurunkan atau mentransfer kepada anak-anak bagaimana cara menenun kain Ulos. Ini bagian dari upaya pelestarian," kata Merdi Sihombing.

Selain mentransfer ilmu membuat kain Ulos, Indonesia juga harus menunjukkan upaya mengembangkannya. Merdi mengaku, di Sumatera Utara dia mendirikan wadah untuk belajar menenun kain Ulos.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini