nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kulit Anda Mudah Iritasi? Ini Sebabnya!

Erika Kurnia, Jurnalis · Selasa 15 Desember 2015 20:42 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 12 15 481 1268269 kulit-anda-mudah-iritasi-ini-sebabnya-pNjVxrucOV.jpg Iritasi kulit bisa disebabkan oleh dermatitis atopik (Foto: Healthtap)

KULIT merupakan pertahanan pertama tubuh terhadap benda asing. Sayangnya, bagian terluar dari tubuh kita ini sering terpapar polusi dan radikal bebas. Hal ini dapat membuat kulit rentan terserang penyakit, di antaranya dermatitis atopik (DA).

Dermatitis atopik atau eksim atopik adalah radang pada kulit berbentuk ruam yang timbul hanya pada orang dengan kulit sensitif dan mudah teriritasi. Gangguan pada kulit ini terjadi dalam jangka waktu lama, sewaktu-waktu dapat kambuh dan tidak bisa hilang.

"Penderita dermatitis atopik memiliki kulit yang sangat kering karena rendahnya produksi ceramide, terutama ceramide tipe 1, pada bagian mortar atau semen kulit. Ini mengakibatkan fungsi pelindung kulit berkurang, sehingga kemampuan kulit untuk menampung air dan siklus hidup sel korneum epidermis memendek," kata dr Rachel Djuanda, SpKK dari RS Bunda Jakarta, dalam temu media di Jakarta, Selasa (15/12/2015).

Umumnya DA diderita oleh anak, khususnya yang berumur kurang dari lima tahun dengan prevalensi 9-21 persen. Namun, DA juga dapat diderita orang dewasa dengan prevalensi yang diperkirakan sebesar dua sampai sepuluh persen.

"Jika fungsi pelindung kulit berkurang, berbagai benda asing seperti bakteri dan jamur akan mudah masuk. Hal ini menyebabkan reaksi inflamasi yang akan mengakibatkan timbulnya gejala, seperti lesi ecze-matosa hingga pruritus yang memicu gatal hebat di kulit," lanjutnya.

Dokter umumnya akan memberi obat kortikosteroid atau antihistamin untuk meredakan gejala, terutama rasa gatal, tetapi tidak memberikan sesuatu untuk memperbaiki fungsi pelindung kulitnya. Sayangnya kemampuan kortikosteroid topikal sering disalahgunakan, sehingga memicu efek samping.

"Selain itu, penanganan DA sering juga memanfaatkan steroid topikal yang bisa kurangi rasa gatal dan mengurangi ruam. Tetapi, itu pun sebaiknya diimbangi penggunaan pelembab untuk mengembalikan kelembaban, memperbaiki fungsi pelindung kulit, anti inflamasi, dan pH yang asam karena kebanyakan produk perawatan kulit terlalu basah, sehingga merusak pelindung kulit," tambahnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini