nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bahaya di Balik Penggunaan Sabun Antiseptik

Erika Kurnia, Jurnalis · Selasa 15 Desember 2015 21:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 12 15 481 1268286 bahaya-di-balik-penggunaan-sabun-antiseptik-Da1trM9sTC.jpg Jangan gunakan sabun antibakteri setiap hari (Foto: Dailyhealthypost)

ANDA mungkin sering menyalahkan dinginnya AC kantor atau pekatnya polusi udara di luar sebagai penyebab kulit kering. Tetapi, sadarkah bahwa produk antibakteri yang sering Anda pakai setiap hari juga bisa menjadi alasan kulit menjadi kering terus-menerus dan masalah kulit lainnya?

Dokter spesialis kulit dan kelamin, Rachel Djuanda, dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda Jakarta, mengatakan kulit kita memiliki mekanisme sendiri untuk melawan bakteri dan menjaga kelembaban. Namun, penggunaan produk antibakteri untuk kulit yang berlebihan bisa mengganggu mekanisme tersebut. Di antaranya adalah mengacaukan keseimbangan bakteri baik dan jahat pada kulit yang hadir secara alami.

"Saya sebagai dokter spesialis kulit tidak merekomendasikan penggunaan sabun antiseptik setiap hari. Kulit pada dasarnya punya mekanisme pertahanan sendiri dengan adanya mekanisme keseimbangan flora bakteri kulit. Selain itu, kulit kita juga bisa mengeluarkan keringat dan berbagai enzim untuk membunuh bakteri jahat berlebih. Bila ditambah dengan antiseptik bakteri yang baik juga bisa dibasmi, akibatnya kulit bisa jamuran," terangnya pada temu media 'Penanganan Dermatitis Atopik' bersama Soho Global Health, di Jakarta, Selasa (15/12/2015).

Selain bisa membuat kulit rentan jamuran, terlalu banyak penggunaan produk antibakteri dalam bentuk sabun bisa merusak kulit yang ditandai dengan kondisi kulit kering. Oleh karena itu, ia menyarankan agar produk antibakteri tidak digunakan untuk setiap hari.

"Antiseptik mengandung enzim protease yang menghancurkan protein kulit yang fungsinya melindungi, sehingga kulit menjadi rusak. Kadar keasaman atau pH sabun yang cenderung basah juga memicu kondisi kulit yang kering. Sabun antiseptik boleh dipakai, tetapi tidak untuk rutin setiap hari. Sekarang, rata-rata orang sudah pakai sabun antibakteri, mandi dengan scrub, lalu air panas, itu benar-benar harus dihindari," imbuhnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini