nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lima Cara Pintar Hadapi Rekan Kerja yang Memusuhi Anda

Selasa 29 Desember 2015 16:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 12 29 196 1276971 lima-cara-pintar-hadapi-rekan-kerja-yang-memusuhi-anda-D2DtrYEPaN.jpg Cara menghadapi rekan kerja yang memusuhi (Ilustrasi: Shutterstock)

MUNGKIN Anda sedang menghadapi rekan kerja yang senang menjatuhkan Anda depan atasan, menjelek-jelekkan Anda di depan semua orang, atau selalu mengkritik cara kerja Anda. Padahal Anda tidak pernah punya masalah dengannya.

Wah, sepertinya saat ini Anda punya "musuh" di kantor yang tidak suka Anda atau iri dengan kinerja kerja Anda yang selalu perform.

Tetapi janganlah menghadapi mereka dengan frontal, karena Anda juga yang nantinya akan rugi. Baiknya Anda ikuti beberapa cara elegan di bawah ini:

1. "Musuh" Juga Manusia

Pertama-tama Anda harus menempatkan rekan kerja Anda itu sebagai manusia yang memiliki kekurangan dan kelebihan. Terlepas dari masalah kerja, dia pasti adalah orang baik yang jadi kesayangan keluarga dan anak-anaknya.

Jadi daripada Anda langsung mengklaim bahwa rekan Anda itu jahat, baiknya sekali-kali Anda ajak dia makan siang bersama atau minum kopi di kantor saat istirahat. Ini bisa menjadi strategi Anda mengumpulkan informasi kenapa dia sangat membenci Anda.

Jangan-jangan ada sesuatu yang Anda perbuat dan tidak Anda sadari. Mengajaknya berteman akan membuat dia berhenti memusuhi Anda.

2. Minta Saran Darinya

Ketika rekan kerja mengkritik strategi Anda saat meeting di depan bos, mintalah dia langsung memberikan saran yang menurutnya lebih briliant untuk dijalankan. Bila memiliki niat tulus, rekan Anda akan selalu punya ide. Sebaliknya, kalau kritik itu cuma akal-akalan untuk menjatuhkan Anda, maka dia akan panik dan akan mempermalukan dirinya di depan seluruh peserta meeting.

Anda juga harus siap menjalankan ide kerjanya, seandainya dia memiliki ide yang bagus. Namun saat ide itu gagal, Anda bisa dengan elegan berkata, "Nah, ide Anda ternyata tidak berjalan dengan baik, jadi mari kita jalankan dengan cara saya."

3. Jangan Bereaksi Terlalu Cepat

Saat rekan Anda meniupkan rumor atau gosip yang tidak benar tentang Anda, baiknya Anda tidak langsung bereaksi dan marah-marah. Tenangkan diri Anda dan kalau bisa tidak usah terlalu dipikirkan. Lebih baik fokus pada pekerjaan yang sedang Anda lakukan.

Selama yang Anda lakukan memang benar, maka Anda tidak perlu khawatir. Justru hasil kerja Anda akan membuktikan pada manajemen kantor kalau Anda memang pekerja profesional dan dewasa dalam menghadapi masalah.

Kalau Anda merespon rumor dan gossip tersebut, maka orang akan berpikir bahwa rumor dan gosip itu benar adanya.

4. Bersikap Profesional

Tetap lakukan tugas dan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Anda secara profesional. Jangan bersikap kekanak-kanakan, seperti menolak bekerja dalam tim dengannya. Tetaplah bersikap biasa dan jangan tunjukkan kalau Anda tidak bisa bekerja dengannya.

Jangan menunjukan sifat kasihan apabila rekan Anda itu Anda gagal saat menjalankan tugas pekerjaannya. Jika dia meminta bantuan, berilah sesuai dengan kapasitas dan kemampuan Anda. Jangan berlebihan.

5. Hindari Membalas Dendam

Meskipun Anda sudah sangat kesal dan bete dengan rekan kerja Anda ini, jangan sekali-kali Anda membalas dendam dengan gantian menjelek-jelekkan dirinya dan mengadu pada rekan kerja lain atau bos.

Bila bos menanyakan masalah tersebut secara pribadi, Anda bisa menjelaskan dengan terus terang. Yang pasti bukan Anda yang memulai untuk memberikan informasi tentang rekan Anda itu.

Cara ini biasanya cukup ampuh untuk menciptakan image bahwa Anda sebenarnya orang baik, karena tidak pernah bicara buruk tentang orang lain, meskipun Anda sering dijadikan objek gosip kantor.

Bersikap elegan saat menghadapi rekan kerja yang tak menyukai Anda di kantor akan membuktikan pada semua orang bahwa Anda pekerja yang profesional dan bahkan lebih baik daripada "musuh" Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini