nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lakukan Perubahan Ini untuk Cegah Osteoporosis

Erika Kurnia, Jurnalis · Kamis 14 Januari 2016 11:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 01 14 481 1287903 lakukan-perubahan-ini-untuk-cegah-osteoporosis-yA6kV2n51E.jpg Batasi minum kopi cegah osteoporosis (Foto: Onemedical)

MELIHAT orangtua kita yang mengidap osteoporosis pasti sangat memilukan. Kita yang masih muda dan tidak ingin mengidap hal yang sama masih bias melakukan perubahan sebelum terlambat.

Perubahan gaya hidup lebih sehat, dari diet sampai aktivitas harian sangat penting. Adapun beberapa di antaranya, akan dijelaskan seperti dilansir dari Health, Kamis (14/1/2016).

Mengurangi garam

Dampak langsung diet tinggi garam dengan osteoporosis memang tidak pasti. Tetapi dampak dari kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi garam (natrium atau sodium) berhubungan dengan tekanan darah tinggi yang memicu hilangnya massa tulang.

Secara umum, garam meningkatkan jumlah kalsium yang diekskresikan dalam urin dan keringat. Ini dapat memacu kehilangan tulang jika kalsium terus terkuras. Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan tekanan darah tinggi kehilangan lebih banyak kalsium dalam urin mereka.

Dr Lyles mengatakan ini dapat menimbulkan masalah bagi sekitar 10 persen masyarakat yang memiliki gangguan metabolisme bawaan, yang menyebabkan ginjal mereka mengeluarkan terlalu banyak kalsium.

Membatasi asupan kafein

Dr Strickland mengatakan, kafein dapat mengganggu penyerapan kalsium. Oleh karena itu, setiap zat yang mengandung kafein baik itu soda, kopi, atau cokelat, harus dibatasi. Asupan kafein sedang atau moderat, misalnya 300 miligram kafein sehari atau sekitar secangkir kopi atau dua cangkir teh, tidak masalah selama Anda mendapatkan cukup kalsium.

Jangan merokok

"Saya memberitahu semua pasien saya untuk berhenti merokok karena rokok juga berdampak pada tulang Anda," kata Dr Strickland. Merokok menghambat penyembuhan patah tulang dan mengurangi kemampuan tubuh untuk membuat tulang, katanya.

"Ketika Anda berhenti merokok, Anda akan segera meningkatkan kekuatan tulang Anda dan kemampuan untuk pulih dari cedera," tambahnya.

Terapi hormon

Wanita akan memiliki tulang padat selama mereka belum menopause, Dr Strickland mengatakan. Jika terapi hormon estrogen sendiri atau dikombinasikan dengan progestin, menjaga kekuatan tulang, maka setiap orang harus mencobanya.

Akan tetapi, terapi hormon jarang diresepkan untuk wanita, kecuali mereka tidak bisa mengambil obat lain karena dapat meningkatkan risiko kanker payudara dan penyakit jantung.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini