Tujuh Penyakit Paling Mematikan di Dunia

Rizka Diputra, Jurnalis · Selasa 19 Januari 2016 19:49 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 19 481 1292149 tujuh-penyakit-paling-mematikan-di-dunia-PDiUgSlDPJ.jpg Ilustrasi (foto: Okezone)

JAKARTA - Penyakit dapat menyerang siapa saja, bahkan tidak jarang berakhir dengan kematian. Seseorang dapat terserang penyakit disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya pola makan yang tidak sehat maupun kurangnya volume beristirahat. Penyakit terkategori parah jika telah menyebabkan disfungsi organ-organ vital tubuh manusia.

Okezone mencatat, terdapat tujuh penyakit paling mematikan di dunia, yang apabila seseorang terserang olehnya maka organ tubuhnya akan mengalami kerusakan sehingga menimbulkan rasa sakit yang hebat.

Mengenali berbagai penyakit yang berpotensi menyebabkan kematian sangat diperlukan agar kita semakin mawas diri dengan menjaga kesehatan tubuh. Berikut tujuh jenis penyakit paling mematikan di dunia :

1. Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner tercatat paling mematikan di dunia. Penyakit ini lebih disebabkan oleh sejumlah faktor, yakni jarang berolahraga, kadar kolesterol tinggi, dan tensi darah yang tinggi pula akibat kerap mengonsumsi makanan mengandung lemak jenuh dan berminyak.

Menurut data yang dilansir dari situs discovery menyebutkan bahwa satu dari 100 orang di dunia berpotensi terjangkit penyakit yang juga dikenal sebagai penyakit arteri coroner. Penyakit ini berawal dari tersumbatnya aliran darah dan oksigen menuju jantung yang berfungsi mengalirkan darah ke semua organ tubuh lainnya, termasuk otak.

2. Diabetes Melitus

Berdasarkan informasi yang dilansir dari situs gejaladiabetes.com, penyakit diabetes melitus merupakan penyakit di mana tubuh si penderita gagal mengendalikan kadar gula (glukosa) dalam darahnya. Tubuh akan mengalami gangguan metabolisme dari distribusi gula oleh tubuh.

Penderita diabetes tidak mampu memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau sehingga terjadi kelebihan gula di dalam darah. Kelebihan gula kronis di dalam darah (hiperglikemia) inilah yang kemudian menjadi racun bagi tubuh.

Sebagiaan glukosa yang tertahan di dalam darah itu melimpah ke sistem urine untuk dibuang melalui urine. Air kencing penderita diabetes yang mengandung gula. Pada tahun 2012, tercatat penyakit yang menyerang fungsi darah ini telah menewaskan 1,5 juta orang.

3. Serebrovaskular (Stroke)

Penyakit paling mematikan berikutnya ialah serebrovaskular (stroke). Penyakit stroke lebih disebabkan oleh tingginya kadar lemak dan kolesterol dalam tubuh. Penyakit ini juga kerap dipicu oleh kurangnya intensitas berolahraga dan tingginya tekanan darah.

Stroke menyerang kala fungsi otak mengalami kerusakan yang disebabkan oleh aliran darah menuju otak tersumbat. Akibatnya, otak manusia tidak mendapat asupan oksigen dan darah yang akhirnya menyebabkan sel otak mati.

4. HIV/AIDS

Penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV)/AIDS ialah penyakit yang melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga daya immun seseorang menjadi anjlok drastis. Virus HIV cara kerjanya menyerang sel-sel tubuh manusia yang menyebabkan sel tersebut tidak lagi berfungsi. Jika sel T dan CD4 gagal berfungsi maka penyakit sekecil apapun mudah menyerang tubuh.

5. Kanker

Penyakit kanker merupakan kelainan siklus sel yang tumbuh dengan pesat secara tidak terkendali, sehingga menyerang dan merusak organ tubuh di sekitar pertumbuhannya tersebut. Penyakit ini bahkan telah menyebabkan kematian dengan prosentase 25 persen dari kasus kematian di seluruh dunia.

6. Leukimia

Leukimia atau penyakit kanker darah juga termasuk penyakit paling mematikan di dunia. Penyakit leukimia disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel pembentukan darah di sumsum tulang belakang dan jaringan limfoid dan lazimnya terjadi pada sel darah putih. Banyaknya sel darah putih justru akan mengganggu fungsi sel darah lainnya.

7. Tumor Otak

Tumor otak adalah penyakit yang menyerang dan merusak sel-sel otak pada manusia. Tumor otak dapat menyerang segala usia yang lebih dominan diderita orang dewasa.

Penyakit tumor otak dapat dibagi dalam dua kelompok berdasarkan perkembangannya, yakni tumor jinak yang tidak bersifat kanker dan tumor ganas yang menyebabkan kanker.

Tumor yang dimulai dari otak dikenal dengan istilah tumor otak primer, sedangkan kanker yang dimulai di bagian lain dari tubuh dan menyebar hingga ke otak disebut dengan tumor otak sekunder (metastatik). Penyebab utama tumor otak hingga ini masih belum diketahui. Namun, faktor keturunan tertentu dan juga efek samping prosedur radioterapi disebut para pakar dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami tumor otak.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini