nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Beberapa Alasan Kulit Anda Gatal-Gatal

Erika Kurnia, Jurnalis · Senin 15 Februari 2016 07:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 02 13 481 1310991 beberapa-alasan-kulit-anda-gatal-gatal-JlmM522w06.jpg Kulit gatal (Foto: Medicaldaily)

GATAL adalah salah satu bentuk respons untuk melawan benda asing yang bereaksi dengan tubuh. Menggaruk dan mengusap mujarab untuk menghilangkannya. Tapi, sering kali, itu hanya bisa mengatasi masalah sesaat dan memberi efek buruk bagi kulit.

Dilansir dari laman Asiaone, Senin (15/2/2016), Dr Mark Tang, konsultan dermatologis senior di National Skin Centre, mengungkapkan enam kemungkinan penyebab dan pengobatan untuk gatal yang persisten.

Gatal karena infeksi Herpes Zoster

Herpes Zoster adalah virus yang berbeda dengan Herpes Simpleks yang mengerikan. Herpes Zoster disebabkan oleh virus yang sama yang menyebabkan cacar air. Infeksi virus herpes ini akan menyebabkan ruam cerah di kulit yang biasanya mempengaruhi satu sisi tubuh. Ruam yang gatal biasanya merupakan kumpulan dari bintilan-bintilan kecil yang gatal.

Virus ini tetap aktif di sel-sel saraf dan dapat menjadi aktif kembali saat tubuh Anda menua dan memicu penyakit herpes yang menyiksa. Berobatlah ke dokter bila Anda mengalami masalah kulit serupa. Ini penting karena infeksi virus ini dapat menular melalui kontak kulit yang terluka.

Gatal karena Urtikaria

Awalnya kulit yang gatal berbentuk seperti bekas gigitan nyamuk. Namun, semakin lama ruam gatal akan melebar dan timbul, dengan batas tak beraturan. Lalu akan hilang sendirinya, sebelum kembali timbul keesokan harinya. Ini merupakan kasus gatal akibat urtikaria.

Ini bisa disebabkan obat-obatan oral, suplemen, infeksi virus, dan bahkan makanan. Bila gatal menjadi kronis atau terus terjadi berulang, mungkin karena masalah autoimun. Bagaimana mengobatinya? Selain menghindari alkohol dan stres, coba antihistamin yang terdapat pada obat pereda alergi.

Kulit kering

Kulit kering bisa menjadi penyebab kulit gatal. Udara dingin, panas yang panjang, sabun keras, dan bahkan obat jerawat dapat merusak kulit dan memangkas minyak, sehingga membuat kulit rentan terhadap iritasi eksternal.

Gunakan kompres dingin dan beri lapisan krim hidrokortison tipis pada daerah yang gatal. Sebaiknya hindari sabun yang sebabkan kulit Anda kering dan oleskan pelembab secara teratur, serta gunakan humidifier di kamar ber-AC.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini