Image

Cerita Andra Bisa Menjadi Pembalap Wanita di Indonesia

Vessy Frizona, Jurnalis · Rabu 24 Februari 2016, 13:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 02 24 196 1320127 cerita-andra-bisa-menjadi-pembalap-wanita-di-indonesia-RBFSFCNgWb.jpg Alexandra (Foto: Vessy/Okezone)

ALEXANDRA Asmasoebrata merupakan satu-satunya pembalap wanita Indonesia di kelas gokart maupun mobil formula. Putri ketiga dari pasangan M. A. S. Alex Asmasoebrata dan Sofia Muri Mardiana ini memang tak menyangkal kalau kiprahnya di dunia balap berkat sang ayah.

Wanita yang akrab disapa Andra ini memulai debutnya di ajang balap gokart sebagai kadet 60 cc pada usia 12 tahun.

"Awal mula mengenal dunia balap dari ayah. Beliau juga yang ingin saya jadi pembalap. Akhirnya aku pun jatuh cinta pada dunia yang digeluti kaum pria ini," ujar Andra kepada Okezone saat ditemui usai acara Global Campaign Coca-Cola 'Taste the Feeling' di kawasan SCBD Sudirman Jakarta, Rabu (24/2/2016).

Berkat penampilannya yang sering menyabet juara pertama, wanita 27 tahun ini kemudian ditawari untuk masuk ke arena balap internasional. Bagi Andra pencapaiannya itu tak lepas dari keterlibatan ayahnya dalam membimbing dan mendukunga kariernya.

"Mungkin terlalu klise kalau menyebut orangtua adalah inspirasi kita. Tapi itu nyata, ayah adalah inspirasi saya. Karena beliau juga pembalap, saya melihat bagaimana perjuangan dan prestasi ayah. Totalitas ayah di dunia balap membuat saya kagum kepadanya," tuturnya lebih lanjut.

Hubungan Alex sendiri dan ayahnya boleh dibilang tidak selalu mulus. Sama seperti anak-anak lain yang mengalami pasang-surut hubungan dengan orangtua. Tapi itu semua membuatnya lebih dewasa dalam bersikap.

"Selain bisa seru-seruan sama ayah di arena dengan mengendarai mobil berkecepatan tinggi, kami juga terkadang berbeda pendapat. Hal itu wajar karena isi kepala orang berbeda-beda. Tapi setelah itu kembali baik lagi dan bisa bercanda," kisahnya.

Andra pernah menerima penghargaan dari MURI karena prestasinya sebagai pembalap wanita pertama di Indonesia. Di kancah internasional ia tercatat sebagai pembalap wanita pertama di Asia.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini