Bedak Bayi Picu Risiko Ketidaksuburan pada Wanita

Erika Kurnia, Jurnalis · Kamis 25 Februari 2016 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 25 481 1321011 bedak-bayi-picu-risiko-ketidaksuburan-pada-wanita-jYmo7H55lw.jpg Bedak bayi picu risiko Ketidaksuburan pada wanita (Foto:Huffpost)

SEJUMLAH penelitian membuktikan bahwa bedak tabur bayi tidak menyebabkan kanker ovarium. Namun demikian penggunaan bedak bayi pada area genital memang sebaiknya tidak disarankan. 

Dr Ahmed Ismail, ginekolog dari Harley Street di Inggris memeringatkan bahwa wanita seharusnya tidak menggunakan bedak talkum di area genital. Bukan karena ada risiko kanker dari penggunaan tersebut, tapi karena itu bisa meningkatkan risiko infeksi pelvis dan vaginal yang bisa memicu ketidaksuburan atau nyeri pelvis.

"Kita tidak menganjurkan wanita untuk menggunakan bedak apapun di area genital yang lembab dan bisa memicu infeksi. Mungkin banyak yang mengira bedak akan membuat area kewanitaan mereka lebih kering, tapi kenyataannya tidak," ujar Dr Ismail.

Bedak bayi dituding penyebab kanker rahim atau ovarium setelah seorang wanita di Amerika Serikat menuntut perusahaan produsen bedak bayi terbesar karena dianggap menyebabkan kanker ovarium.

Para ahli di Inggris, negara yang penduduknya juga banyak menggunakan produk bedak tersebut, mencoba menjelaskan lebih lanjut masalah ini. Seperti Tracie Miles, spesialis perawatan di gynaecological cancer charity Eve Appeal, yang menganjurkan agar wanita tidak khawatir berlebihan.

"Banyak hal yang berpotensi sebabkan kanker. Tapi para perempuan mungkin ingin tahu mengapa bedak talkum bisa disebut bersifat karsinogenik atau sebabkan kanker. Sebenarnya mengapa pertanyaan tentang hubugan ini bisa muncul?," katanya seperti dikutip dari Telegraph, Kamis (25/2/2016).

Penyebab kanker ovarium sendiri sulit ditemukan. Namun, ketika dalam tuba falopi atau saluran telur wanita dengan kanker terdapat deposit mineral yang ditemukan dalam bedak talkum, produk tersebut dipertanyakan, walau sebenarnya tidak ada bukti bahwa itu bisa sebabkan kanker.

Kanker ovarium adalah satu dari lima penyebab kematian wanita terkait kanker terbanyak. Namun, sejauh ini, belum penyebab pasti dan cara mendeteksi dini kanker ovarium. Studi telah mengamati bahwa ada banyak faktor risiko yang membuat seorang wanita terkena kanker ovarium, seperti gen BRCA yang diturunkan, usia di atas 50 tahun. Sementara wanita yang telah hamil berkali-kali dan mengikuti program KB hormonal lebih sedikit risikonya alami kanker ovarium.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini