Ternyata Ini Alasan Wanita Difabel Kesulitan Berkarier

Vessy Frizona, Jurnalis · Senin 14 Maret 2016 14:12 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 14 196 1335408 ternyata-ini-alasan-wanita-difabel-kesulitan-berkarier-bgPU7PLDxz.jpg Ilustrasi Difabel (Foto: Vessy/Okezone)

SEBAGAI elemen penting, wanita perlu terlibat dan mengambil peran dalam lingkungan dan keluarga, tanpa meninggalkan sisi feminitas.

Modernitas telah menjadikan wanita dapat melakukan banyak hal, berkarier dan mampu memberi pengaruh positif bagi masyarakat dan negara secara lebih luas.

Hanya saja, di tengah derasnya para wanita bebas mengaktualisasikan diri, masih ada sebagian mereka yang merasa tidak bisa berbuat apa-apa. Jangankan untuk memberi kontribusi, beraktivitas saja mereka sulit. Hal itu disebabkan oleh keterbatasan fisik yang mereka alami atau disabel dan difabel, sehingga perlu adanya dukungan guna meminimalisir kendala tersebut.

Salah satu sosok wanita inspiratif yang memiliki keterbatasan pendengaran sejak usia 10 tahun, Angkie Yudistia, mampu membuktikan kalau ia mampu mandiri dan berprestasi. Ia mengerti temen-temannya memiliki kendala yang sama dengan dirinya dulu.

"Rasa minder dan diskriminasi orang-orang di sekitar sering kali membuat orang disabel dan difabel sulit mengembangkan diri. Keterbatasan memamg acap kali menjadi batu sandungan bagi beberapa penyandang disabilitas untuk mewujudkan impian mereka," terang Angkie dalam acara Sumbangan Alat Bantu Gerak dari Dompet Dhuafa (DD) - PTT Explorasion and Production Company Limited (PTTEP), Senin (14/3/2016) di Jakarta.

Wanita yang juga CEO Thisable Enterprise ini menegaskan, di balik keterbatasan pasti ada kelebihan. Walaupun terbatas, bukan berarti harus terbatas melakukan apa pun. Semua batas harus ditembus, karena setiap masalah pasti ada jalan keluarnya.

Lewat pemberian 101 alat bantu gerak bagi wanita difabel, wanita 28 tahun ini berharap, wanita difabel di Indonesia bisa lebih berkarya dan berdaya dalam arti mampu menjangkau aksesibilitas dan mandiri secara finansial, tanpa bergantung dengan orang lain.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini