Umami Sudah Dicicipi Manusia sejak Lahir

Dinno Baskoro, Jurnalis · Sabtu 19 Maret 2016 02:08 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 18 298 1339871 umami-sudah-dicicipi-manusia-sejak-lahir-qmjMEUXUo8.jpg Umami pada makanan (Foto:Taste)

UMAMI kerap disebut sebagai rasa kelima setelah asin, gurih, manis, dan pahit. Konon rasa umami sulit untuk didefinisikan, tapi ketika ditambahkan ke dalam masakan, umami dapat memberi sensasi gurih nan menyenangkan.

Berikut adalah lima fakta menarik tentang umami. Simak ulasan lengkapnya, seperti dilansir Thedailymeal, Sabtu (19/3/2016).

Rasa yang tipis

Rasa umami dalam sebuah makanan itu terlalu tipis. Hampir tidak terdeteksi oleh lidah, namun bisa terasa. Kecuali, jika diberi takaran umami cukup banyak, barulah cita rasa umami sebenarnya terasa di lidah.

MSG adalah umami?

MSG pertama kali diciptakan melalui upaya para ilmuwan saat hendak menelaah sintesis rasa umami. Ketika makanan ditambahkan MSG, yang terasa memang mirip seperti umami. Sebelum ada MSG, ilmuwan merepresentasikan rasa umami, jika sebuah makanan ditambahkan keju parmigiano reggiano.

Ada hubungannya dengan garam

Umami punya hubungan erat dengan penghasil rasa asin, yakni garam. Makanan yang rendah garam, diyakini punya rasa umami lebih kuat.

Manusia mencicipi umami sejak lahir

Perlu diketahui, sejak manusia lahir, maka dia sudah mencicipi rasa umami dari Air Susu Ibu (ASI). Konon, umami dalam ASI jumlahnya sebanding dengan kaldu ayam.

Efeknya cukup besar pada makanan

Efek umami dalam masakan cukup besar. Selain bisa memberi sedikit rasa asin, umami dalam jumlah banyak, bisa memberi rasa dengan kualitas gurih yang bisa membuat Anda berkata “Mmmmmm” ketika menyantapnya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini