nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Cara Meningkatkan Kesehatan BAB

Erika Kurnia, Jurnalis · Selasa 22 Maret 2016 13:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 03 22 481 1342648 5-cara-meningkatkan-kesehatan-bab-Y6LZ8Ntc4p.jpg Kesehatan pencernaan perlu dijaga (Foto: Menshealth)

BAB atau buang air besar penting bagi kehidupan Anda. BAB lancar tidak hanya tentang hasil akhir, apakah mudah atau susah, rutin atau tidak, biasa saja atau berbau tajam. Yang terpenting adalah membuat lingkungan bakteri di perut yang mengolah kotoran tetap terjaga.

Kotoran kita bisa menunjukkan banyak tentang mikrobioma atau lingkungan bakteri di dalam pencernaan. George Weinstock, PhD, dari Jackson Laboratory for Genomic Medicine, mengatakan bahwa di setiap bagian tubuh kita melakukan hubungan simbiosis dengan mikroorganisme. Hubungan ini memberi perlindungan terhadap penyakit kronis dan autoimun.

Namun, kebiasaan makan makanan yang diproses tinggi dan penggunaan antibiotil berlebihan bisa membunuh bakteri baik dan yang buruk. Akibatnya, Anda akan rentan mengalami penyakit kronis, selain dari gangguan pada kebiasaan BAB. Untuk mencegah ini tidak terjadi, berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan seperti dikutip Menshealth.

Makan banyak serat

Bakteri perut sangat senang serat. Peneliti di NYU telah melihat hubungan peningkatan asupan serat dari kacang-kacangan, buah, dan sayuran mampu meningkatkan kehidulan Actinobacteri (yang memproduksi antibiptik alami) dan Clostridia, sekelas mikroorganisme yang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker kolorektal.

Adapun rata-rata asupan serat yang disarankan dalam studi adalah 14 gram sehari.

Rajin olahraga

Olahraga dapat memelihara keberagaman bakteri dalam perut. Studi melihat bahwa pria pro atlet memiliki keberagaman bakteri perut dan kadar peradangan yang lebih rendah dari pria yang kurang aktif. Peneliti mengatakan efek ini kemungkinan terkait dengan proses berkeringat dan konsumsi protein.

Konsumsi makanan berbiji utuh

Makanan dari bahan biji utuh seperti sereal gandum, beras merah, atau oats bisa bermanfaat untuk bakteri perut kita. Studi terbaru dari University of Nebraska, menemukan bahwa orang dewasa sehat yang makan 60 gram sereal berbiji utuh setiap hari mengalami perbaikan metabolisme, fungsi imun, dan keberagaman bakteri yang signifikan.

Jangan terlalu banyak konsunsi antibiotik

Resep antibiotik kini memiliki spektrum yang lebih luas, jadi tidak hanya bakteri jahat yang dibunuh, tapi juga bakteri baik. Studi terbaru mengindikasikan bahwa ini dapat mengacaukan mikrobioma dalam perut dalam tiga hari. Peneliti Swedia mengatakan, bahkan bisa dibutuhkan sampai empat tahun untuk menyeimbangkannya kembali.

Bila Anda diresepkan antibiotik, Anda tentu tidak dapat menolak. Tapi, Anda bisa meminta pilihan yang aman pada dokter Anda. Sebagai contoh, peneliti Belanda menemukan bahwa amoksilin tidak berpengaruh pada komposisi mikroba dalam usus.

Minum terlalu banyak kopi

Efek laksatif kopi bisa memberi sinyal bahwa ada hal positif yang terjadi pada saluran pencernaan Anda. Peneliti Swiss menemukan bahwa minum tiga gelas kopi Java per tiga hari bisa membantu menyehatkan pencernaan.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini