Waspada, Begini Cara Penularan Tuberkulosis!

Erika Kurnia, Jurnalis · Kamis 24 Maret 2016 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 24 481 1344639 waspada-begini-cara-penularan-tuberkulosis-RqQITkfL4W.jpg Cara penularan tuberkulosis (Foto:Google)

TUBERKULOSIS (TB) adalah penyakit menular langsung yang berbahaya bagi orang lain. Namun, kita tak pernah menyadari bagaimana proses penularan penyakit ini. Simak yuk penjelasannya berikut ini!

Diterangkan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Pengendalian Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr HM Subuh, MPPM, cara penularan TB yaitu melalui dahak. Bahkan, air ludah manusia sudah mengandung jutaan partikel kuman yang harus diwaspadai.

Contoh, saat berbicara saja, manusia mengeluarkan 0-210 partikel kuman. Saat batuk mengeluarkan 0-3500 partikel. Sementara saat bersin mulut mengeluarkan 4500-1 juta partikel.

"Maka kenapa penting sosialisasikan TB kepada masyarakat. Tidak ada cara lain juga, pasien TB harus pakai masker agar tidak menularkan ke orang lain," tuturnya saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Rabu, 23 Maret 2016.

Dia menambahkan, satu orang yang mengidap TB aktif, dapat menginfeksi 10-15 orang per tahunnya. Bahkan, 1 dari 10 orang yang terinfeksi TB aktif akan menderita selama masa hidupnya.

"Bayangkan dalam satu rumah ada satu penderita TB aktif, dia tinggal bersama keluarganya dengan jumlah 5-6 orang, pasti mudah tertular," imbuhnya.

Yang lebih merugikan lagi, menurut dr Subuh, apabila pasien TB MDR akan menularkan golongan penyakit sama kepada orang lain. Begitu pula, dengan kasus penularan TB XDR, langsung menularkan golongan penyakit itu.

"Ini yang menyulitkan kita. Pasien TB MDR menularkan penyakit ke orang lain langsung TB MDR juga. Kalau sudah TB XDR, orang yang ditularkan juga bakal kena TB XDR," katanya.

Maka, berdasarkan roadmap eradikasi TB yang harus diwujudkan pada 2050, sejak kini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berupaya melakukan pendekatan kepada keluarga untuk mencegah penularan TB secara langsung.

"Sejak 2015 kemarin kita targetkan 4 juta orang melakukan pemeriksaan TB di puskesmas. Dengan cara ini, kita berharap cepat menemukan pasien TB dan segera diobati," tutupnya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini