nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Obati Nyeri Otot Kronis Tanpa Pisau Bedah

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 31 Maret 2016 15:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 03 31 481 1350407 obati-nyeri-otot-kronis-tanpa-pisau-bedah-cFXwQ1rhtN.jpg Konsultasi dengan dokter (Foto: Shutterstock)

SESEORANG pekerja yang mengandalkan kinerja otot berat atau usai kecelakaan kerap mengeluh nyeri yang tak kunjung sembuh. Seiring perkembangan teknologi pengobatan, pasien tak perlu lagi menyembuhkan masalah ini dengan operasi pisau bedah.

Dokter Spesialis Anestesi dr Stefanus Taofik, SpAN M Biomed mengatakan, problem nyeri mendominasi hampir 70 persen dari keluhan pasien dalam kehidupan sehari-hari. Kebanyakan mereka mengeluh nyeri akut dan kronis di bagian sendi, tulang, dan otot.

"Pada diagnosis akut, nyeri ini diakibatkan oleh kecelakaan atau pasca-operasi. Sementara, nyeri kronik bersifat lebih kompleks karena memiliki korelasi dengan faktor psikologis dan amat terasa mengganggu dalam kegiatan sehari-hari," terangnya lewat pesan elektronik yang diterima Okezone, Kamis (31/3/2016).

Dia menambahkan, saat ini penanganan nyeri akut dapat dilakukan lebih cepat tanpa melakukan operasi pembedahan. Pasien hanya diberikan obat-obatan atau terapi fisik untuk meminimalisir efek samping.

Karenanya, menurut dia, sering pasien yang menjalani operasi mengeluh masalah baru, yaitu nyeri akut yang dapat menjadi kronis. Salah satu problem yang sering dijumpai yaitu nyeri di bagian persendian lutut.

“Penangan pasien nyeri kronis dapat dilakukan dengan prosedur lain dengan terapi minimal invasif atau tanpa pisau bedah. Pasien akan diberikan obat-obatan langsung ke target terapi, sehingga meminimalkan efek samping obat," imbuhnya.

Dokter dari RS Khusus Jantung Diagram itu menjelaskan, prosedur minimal invasif ini menggunakan teknologi fluoroskopi sinar X-ray atau dapat dengan ultrasonografi. Metode ini tentu akan lebih aman ditangani hingga pasien sembuh.

Namun demikian, sebelum ada tindakan penanganan minimal invasif, setiap orang harus mencegah bahaya nyeri akut. Caranya melakukan latihan fisik ringan yang berguna untuk membakar kalori.

"Pasien pun diharapkan dapat mengikuti pola hidup sehat agar nyeri hilang. Caranya seperti melakukan olahraga yang dapat mengurangi berat badan,” tutupnya.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini