nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dampak Anda Berhenti Konsumsi Makanan Instan

Erika Kurnia, Jurnalis · Jum'at 01 April 2016 13:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 04 01 481 1351199 dampak-anda-berhenti-konsumsi-makanan-instan-fCIuxLUfZZ.jpg Tidur terlelap berkat berhenti konsumsi makanan instan (Foto: Shutterstock)

MAKANAN atau minuman instan yang diproses, mengandung banyak garam sodium atau natrium, gula tambahan, dan bahan pengawet bisa berdampak negatif pada kesehatan. Sebaliknya, makanan yang segar diambil dari tanah atau diperas dari sumber aslinya lebih menyehatkan.

Hal ini memang tidak mudah, kecuali kita tinggal di pedesaan atau perkampungan yang menyediakan sumber makanan langsung tanpa bantuan industri pengolah makanan. Namun, mengurangi makanan yang diproses sedikit demi sedikit bisa mengubah tubuh Anda.

Sakit kepala berkurang

Sakit kepala atau migrain yang suka muncul bisa jadi karena kebiasaan Anda mengonsumsi makanan yang diproses. Kandungan MSG, nitrat, dan nitrit dalam makanan bisa menyebabkan sakit kepala ini dalam beberapa menit.

Tidur lebih nyenyak

Camilan sebelum tidur benar-benar bisa mengganggu tidur Anda. Makanan karbohidrat yang diproses seperti biskuit, es krim, bisa menaikkan gula darah Anda. Garam sodium yang tersembunyi dalam makanan camilan Anda bisa menjadi faktor pengganggu tidur, membuat Anda haus saat dini hari.

Perut lebih tenang

Makanan yang diproses kerap menyebabkan keluhan pencernaan seperti perut kembung dan diare. Sementara itu, garam membuat sel tubuh menahan lebih banyak air dan picu pembengkakan, bahan tambahan dapat sulit dicerna tubuh.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini