Hal yang Tidak Anda Ketahui tentang Bersin

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 13 April 2016 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 12 481 1360969 hal-yang-tidak-anda-ketahui-tentang-bersin-84LSYTmO6V.jpg Bersin tidak terjadi saat tidur (Foto: Kennedypearce)

BERSIN adalah refleks paling melegakan untuk membersihkan hidung dari iritan yang tidak diinginkan tubuh. Anda mungkin menganggap bahwa debu, serbuk sari, bulu kucing adalah penyebab Anda bersin. Padahal ada beberapa fakta lain yang perlu Anda ketahui.

Matahari bisa memicu bersin

Ada fenomena yang dikenal sebagai autosomal dominant compulsive helio-ophthalmic. Itu adalah kondisi di mana bersin yang merupakan refleks setelah melihat matahari. Para ilmuwan memperkirakan antara 10 sampai 35 persen masyarakat memiliki kecenderungan tersebut.

Kecepatan bersin tak terbayangkan

Pada tahun 1950an, ahli biologi Harvard, William Firth Wells, mengestimasikan kecepatan bersin secepat 100 meter per detik atau 360 kilometer per jam. Tapi itu terlalu berlebihan, sekelompok ilmuwan Singapura menemukan kecepatan bersin hanya 16 kilometer per jam.

Bersin tidak terjadi saat tidur

Ketika Anda berbaring tidur, selaput lendir di hidung Anda akan membengkak sehingga membuatnya lebih sensitif terhadap partikel debu yang berputar-putar di lubang hidung Anda. Tapi ternyata, selama Anda memasuki fase REM dalam tidur Anda, yaitu ketika Anda bermimpi, semua otot kecuali yang mengontrol mata lumpuh. Itu termasuk otot yang bisa berkontraksi saat bersin.

Mata tidak bisa dibuka saat bersin

Anda mungkin pernah berpikir mengapa orang selalu menutup mata saat bersin. Faktanya, refleks bersin akan membuat mata menutup karena saraf di hidung Anda yang bekerja saat bersin terhubung dengan saraf di mata yang sebabkan mata mengedip.

Jantung tidak akan berhenti berdetak

Seperti dilansir dari Prevention, Rabu (13/4/2016), napas dalam membuat otot-otot di dada mengencang, meningkatkan tekanan dalam paru-paru, sesaat menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan detak jantung Anda.

Ketika Anda membiarkan semua udara keluar dalam tekanan besar saat bersin, tekanan darah Anda dengan cepat kembali dan detak jantung menurun, tapi tidak membuatnya berhenti berdetak.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini