nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Penanganan Luka Bakar yang Benar

Erika Kurnia, Jurnalis · Kamis 14 April 2016 17:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 04 14 481 1362867 cara-penanganan-luka-bakar-yang-benar-sJCSkwT8q3.jpg Ilustrasi (Foto: Whstatic)

KECELAKAAN yang mengakibatkan luka bakar atau paparan panas mungkin terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Bila penanganan kecelakaan ringan seperti ini salah dilakukan, perburukan kondisi atau komplikasi justru bisa terjadi.

Terkadang ketika ketika luka bakar atau trauma kulit akibat paparan panas yang dialami, masyarakat awam kerap menggunakan kecap, odol, atau tanaman herbal yang dipercaya bisa meringankan panas. Padahal semua itu tidak dianjurkan.

"Mengobati luka bakar atau paparan panas bukan dengan kecap atau odol seperti yang sering dilakukan masyarakat. Trauma panas logikanya harus didinginkan. Kuncinya adalah hilangkan atau hindari sumber panas lalu redakan dengan air mengalir," kata dr Roys Pangayoman, SpB, FinaCS dari Siloam Hospitals TB Simatupang, Cilandak, Jakarta, Kamis (14/4/2016).

Spesialis bedah umum ini mengatakan air mengalir adalah satu-satunya pertolongan pertama yang disarankan untuk diberikan pada pasien dengan kecelakaan panas atau terbakar. Penting untuk menghindari hal-hal lain untuk mencegah perburukan kondisi dan infeksi. Setelah itu, yang terpenting adalah membawa korban ke medis bila kondisi cukup parah.

"Bila memang parah, maka harus segera dibawa ke medis, seperti rumah sakit. Untuk sementara luka bisa ditutup handuk atau kasa sembari dibawa ke dokter. Jangan sampai terlambat bila memang luka bakar mencapai 10 persen tubuh korban, karena ini bisa menjadi trauma yang lebih berat daripada trauma otak," pesannya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini