nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

RS Trauma Center Tangani Total Pasien BPJS Ketenagakerjaan

Erika Kurnia, Jurnalis · Jum'at 15 April 2016 11:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 04 15 481 1363582 rs-trauma-center-tangani-total-pasien-bpjs-ketenagakerjaan-AKEQCJWbyL.jpg Ilustrasi (Foto: Siloamhospital.com)

RISIKO kecelakaan dan trauma selama bekerja bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, tidak hanya di lokasi tempat bekerja, tetapi juga bisa terjadi dalam perjalanan dari rumah ke tempat kerja dan sebaliknya. BPJS Ketenagakerjaan yang salah satunya berkomitmen menjamin tenaga kerja penerima upah selamat dan sembuh dari kecelakaan kerja terus meningkatkan pelayanannya.

Kini, peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja bisa mendapat jaminan penuh di rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai Rumah Sakit Trauma Centre (RSTC). Cukup dengan menunjukkan kartu atau nomor keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan, yang akan dicek oleh pihak rumah sakit dan BPJS Ketenagakerjaan, peserta akan mendapat jaminan total, berbeda dengan asuransi biasa dan BPJS Kesehatan.

"Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi korban kecelakaan dan dibawa ke RSTC akan mendapat jaminan penuh sampai tuntas. Jika sudah terlanjur dibawa ke fasilitas layanan kesehatan lain yang tidak bekerja sama dengan kita, maka pasien bisa dirujuk oleh HRD atau penanggung kepegawaian peserta ke RSTC supaya bisa mendapat jaminan penuh," jelas Panji Wibisana selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cilandak.

Dalam acara sosialisasi Rumah Sakit Trauma Center di Siloam Hospitals TB Simatupang, Cilandak, Jakarta, Kamis 14 April 2016, ia menyampaikan bahwa jaminan kecelakaan yang ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan meliputi biaya penyediaan fasilitas mobilisasi, semua penanganan darurat medis (operasi sampai rawat inap), pengobatan dan terapi, alat bantu untuk pemulihan, sampai biaya pengganti kecacatan fisik.

Sejauh ini, BPJS Ketenagakerjaan sudah bekerja sama dengan 1.300 RS atau Klinik Trauma Center milik pemerintah maupun swasta yang tersebar di seluruh Indonesia. Di Jakarta Selatan sendiri sudah ada 14 Rumah Sakit atau Klinik Trauma Center yang bisa dijangkau peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Pada kesempatan yang sama, Sri Listiani selaku Penata Madya Jaminan Kecelakaan Kerja BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cilandak menambahkan bahwa ini sejalan dengan penyempurnaan program BPJS Ketenagakerjaan dari program Jaminan Kecelakaan Kerja menjadi Jaminan Kecelakaan Kerja 'Return To Work' (JKK-RTW).

"Pogram JKK-RTW BPJS Ketenagakerjaan dibuat untuk memberikan pelayanan maksimal sampai kepada pendampingan dan penggantian kecacatan pekerja yang akibatkan disabilitas, sehingga peserta tidak mengeluarkan uang sepeserpun. Pendampingan ini dilakukan agar pekerja bisa bekerja kembali di perusahaannya dan tidak terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena tidak mampu bekerja akibat kecelakaan kerja," tambahnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini