nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tiga Travellers Cantik di Balik Kepiawaian Pembawa Acara

Johan Sompotan, Jurnalis · Kamis 21 April 2016 18:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 04 21 406 1369226 tiga-travellers-cantik-di-balik-kepiawaian-pembawa-acara-xtETOyfz9m.jpg Tiga travellers cantik dibalik kepiawaian pembawa acara (Foto: Dailymail)

MASIH di hari Kartini! Kehadiran beliau (Kartini-red) membuat kaum hawa seakan naik daun. Terlebih, kepiawaian mereka saat menjadi presenter travelling.

Dahulu, pekerjaan pembawa acara kerap didominasi kaum adam. Pasalnya, dibutuhkan kinerja keras dalam melakukan tantangan yang diterima saat bekerja.

Perlahan pasti, dimana perempuan mulai unjuk gigi dalam memperlihatkan keberanian demi mengerjakan tugas yang diberikan. Termasuk menjadi seorang presenter sekaligus.

Berikut tiga wanita yang patut diacungkan jempol yang dirangkum Okezone saat menjadi presenter travelling, mulai dari tantangan, bahaya, rintangan hingga hewan buas pun dilalui oleh ketiga ini dengan mudah.

Riyanni Djangkaru

Nama pertama datang dari Riyanni Djangkaru, berawal menjadi host di salah satu stasiun televisi swasta namanya mulai dikenal masyarakat Indonesia. Bisa jadi, dia menjadi wanita pertama yang melakoni tantangan yang harus dilewati baik dari sisi travelling maupun hal lainnya.

Kala itu tahun 2002, anak pertama dari empat bersaudara berdarah Sunda dan Sumatera Selatan ini mulai unjuk gigi.

Bisa jadi, hal tersebut dilakoni olehnya karena ingin menjadi pembuktian bila wanita bisa melakukan pekerjaan yang dilakukan kaum adam.

Tak banyak orang yang tahu, sebelum dikenal sebagai wanita travelling nyatanya Riyanni pernah tak lolos menjadi presenter olahraga.

Kegigihannya terus dicoba seakan tak pernah padam, hingga hasilnya ia pun menjadi host travelling. Luar biasa, ya!

Apa yang dikerjakannya bukan setengah hati melainkan dengan serius. Apalagi, dirinya didapuk sebagai aktifis wanita yang fokus terhadap persoalan ikan hiu. Keren...

Kecintaan terhadap hiu, dimulai ketika mulai tergabung dengan komunitas diving, dimulai mencari data jumlah ikan hiu yang perlahan menghilang akibat derasnya ketertarikan manusia terhadap menyantap sirip ikan hiu.

Bahkan, hingga detik ini Riyanni Djangkaru masih tetap fokus melakukan kampanye menyelamatkan ikan hiu. Patut menjadi contoh buat bekal di masa depan. Tetap semangat Riyanni Djangkaru...

Hana Nabilla Rizka

Jejak Wanita yang satu ini terbilang cukup berbeda, sebelum pada akhirnya masyarakat Indonesia mengenal dirinya sebagai host travellers di acara Pelesir MNCTV.

Wanita berdarah Surabaya ini muncul dari dunia tarik suara, terlebih dirinya sempat mengikuti ajang pencarian bakat X-Factor Indonesia di tahun 2013.

Sayangnya, perjalanan dirinya tak berlangsung lama. Nabilla biasa disapa in bertengger di 20 besar saja.

Mengembangkan karirnya seraya tak ingin pulang sebelum lampu padam, kemunculannya di ajang pencarian bakat membawa Nabilla lebih dikenal dan akhirnya ia memberanikan diri untuk menjadi host travelling hingga sekarang ini. Salut buat Nabilla...

Medina Kamil

Terakhir adalah Medina Kamil. Terlahir dengan wajah cantik membuat kaum adam tentu terkesima dengan kecantikannya. Lahir di Jakarta, 6 April 1982 hadir menemani layar kaca dengan menjadi host travelling di salah satu stasiun televisi swasta.

Suka duka menjadi host travelling kerap diterimanya, tapi tak membuatnya patah arang. Salah satu momen yang tak pernah hilang ketika dirinya bersama timnya mengalami musibah.

Kala itu, kapal yang ditumpanginya bersama empat orang timnya terombang-ambing selama satu hari di Laut Arafuru, hingga akhirnya terdampar di sebuah pulau yang tak berpenghuni selama empat hari. Hal ini tak menjadikannya kapok, bahkan membuatnya lebih semangat untuk mendalami travelling.

Keberaniannya dalam menjalankan tugas tak pernah ada rasa takut dalam dirinya, termasuk saat bertemu binatang buas sekalipun. Baginya, bertemu dengan hewan buas seolah menjadi teman hidup selama travelling.

Apa yang dilakukannya dilirik banyak orang, termasuk Medina Kamil pernah meraih prestasi yang mungkin tak pernah ada di dalam benaknya sekaligus.

Yups, Keberanian dan keteguhan diri Medina mendapatkan apresiasi tinggi, sehingga tahun 2007 dianugerahi penghargaan "Sunsilk Unbreakable Woman".

Wajah yang cantik membuat sang produser hingga sutradara meminang untuk menariknya menjadi pemain film. Film perdananya, yakni 'Kentut dan Kita "Versus Korupsi''. Sukses selalu buat Medina Kamil...

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini