Tips Mengatur Keuangan bagi Pengantin Baru

Agregasi Kedaulatan Rakyat, Jurnalis · Sabtu 30 April 2016 13:25 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 29 196 1375884 tips-mengatur-keuangan-bagi-pengantin-baru-qH5LwaXPgg.jpg foto: ilustrasi

YOGYA – Ketika memutuskan untukmenikah, segala hal bukan menjadi masalah anda sendiri, tidak terkecuali untuk masalah keuangan. Uang memang sering dianggap sensitif, sehingga bahkan pasangan yang sudah lama menikah pun terkadang masih merasa sulit untuk membicarakan masalah tersebut.

Sangatlah penting bagi suami istri yang baru menikah untuk mengatur keuangan dengan teliti karena banyak hal yang akan mereka hadapi di masa depan, seperti mempunyai anak, biaya sekolah, dan juga membeli rumah.

Baca tips-tips di bawah ini sebagaimana dilansir KRjogja.com dari laman moneycrashers.com agar manajemen keuangan keluarga baru anda menjadi lebih mudah.

Mulai berbicara dengan terbuka soal keuangan

Keterbukaan soal keuangan seharusnya sudah dimulai sebelum menikah. Kita harus saling mengetahui keadaan ekonomi sebenarnya, apakah kita memiliki hutang-hutang, berapa jumlah tabungan yang kita miliki, dan bagaimana kita ingin keuangan diatur.

Membuat rencana keuangan jangka panjang dan pendek

Setelah anda dan pasangan sudah berbicara terbuka soal keuangan masing-masing, mulailah bahas dan susun rencana keuangan jangka panjang. Anda sudah harus mulai membicarakan apa rencana anda setelah pensiun, apakah anda ingin membeli rumah sendiri nantinya, dan juga bagaimana anda akan menabung untuk pendidikan anak-anak anda di masa depan.

Penting juga untuk membuat daftar pengeluaran sehari-hari, misalnya berapa jumlah budget yang akan dikeluarkan untuk belanja bulanan, membayar tagihan-tagihan, serta untuk jalan-jalan. Menetapkan budget akan memudahkan untuk mengatur jumlah uang yang masuk dan keluar di keluarga anda.

Atur dan awasi budget

Menetapkan budget saja tidak cukup, sangat diperlukan pula ketelitian untuk mengawasi apakah pengeluaran sesuai budget atau tidak. Apabila tidak, apakah alasan-alasan yang menyebabkannya dan bagaimana untuk meminimalisir pengeluaran tersebut, agar tidak terulang.

Membuat tabungan untuk keperluan darurat

Membuat tabungan darurat sangatlah penting, karena kita tidak akan pernah tahu apa yang terjadi. Bisa saja akan terjadi hal-hal yang akan membutuhkan banyak uang yang tidak kita sangka, seperti ada anggota keluarga yang sakit, rumah yang rusak karena gempa, dan lain-lain. Paling tidak, tabunglah sekitar setahun jumlah pengeluaran rumah tangga untuk keadaan darurat tersebut.

Selesaikan semua hutang

Hutang adalah hal yang paling mempengaruhi manajemen keuangan anda sebagai suami istri. Selesaikan segera semua hutang anda maupun pasangan anda ketika menikah, dan usahakan jangan sampai anda harus berhutang lagi. Karena, sebagai suami istri, meskipun hanya salah satu dari anda yang berhutang maka anda juga akan bertanggungjawab untuk melunasi hutang tersebut.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini