Perbedaan Kelas di Pesawat Picu Penumpang Stres

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Kamis 05 Mei 2016 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 05 481 1381136 perbedaan-kelas-di-pesawat-picu-penumpang-stres-kVPdJE6PBU.jpg Perbedaan kelas ekonomi picu penumpang stres (Foto: Theguardian)

PERJALANAN udara tenyata dapat memprovokasi perilaku agresif penumpang di dalam pesawat. Apakah salah satu penyebabnya penerbangan yang ditunda selama berjam-jam? Bisa jadi. Baru-baru ini sebuah penelitian mengungkapkan tentang perliaku agresif penumpang. Penelitian tersebut mengatakan bahwa kemarahan atau perilaku agresif disebabkan ketidaksetaraan antara penumpang kelas bisnis dan ekonomi.

"Kemarahan penumpang biasanya terjadi pada pesawat yang memiliki kabin kelas satu," tutur Ketua Peneliti Katy DeCelles, Professor Asosiasi di University of Toronto, Kanada. De Celles menambahkan, pembagian kelas inilah yang memicu terjadinya kemarahan penumpang. Perilaku agresif ini hampir setara dengan efek emosional saat penerbangan ditunda selama 9 jam.

Ketidaksetaraan mulai meningkat ketika penumpang kelas ekonomi harus melewati ruang kelas bisnis sebelum sampai ke tempat duuduk mereka.

Selain hal di atas, peneliti juga menemukan faktor lain yang menyulut perilaku agresif ini antara lain kepadatan penumpang, konsumsi alkohol dan jarak penerbangan yang panjang.

Riset lain dalam Jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences memperkuat penelitian dari University of Toronto. Pembedaan kelas dalam pesawat ibarat seperti sebuah kantor. Ketika karyawan biasa harus melewati cubicle atau ruang atasannya, pasti ada jarak emosional atau rasa segan yang dirasakan. Demikian dikutip dari Thehealthsite, Kamis (5/5/2016).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini