Share

Lebih Lezat, Topping Mi Ayam Dimasak 2-3 Kali

Devi Setya Lestari, Jurnalis · Sabtu 07 Mei 2016 00:30 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 06 298 1381794 lebih-lezat-topping-mi-ayam-dimasak-2-3-kali-mJ5mHjLETi.jpg Ilustrasi Mi ayam (Foto:Oliviacooksinholland)

SEKALI dua kali pasti Anda pernah merasakan nikmatnya menyantap mi ayam. Selain mi, yang terpenting dalam seporsi mi ayam tentu saja rasa topping ayamnya.

Chef Edwin Lau yang ditemui Okezone di Kelapa Gading, Jakarta Utara mengatakan ayam jadi faktor utama dalam mi ayam. "Namanya juga mi ayam pasti pakai ayam. Kecuali pakai bebek namanya berubah jadi mi bebek," kata Chef Edwin sambil berkelakar.

Chef tampan dan ramah ini mengatakan ayam yang diolah di Indonesia biasanya melalui dua hingga tiga kali proses pemasakan.

"Misal ayam dimasak bareng kaldu lalu dimasak lagi pakai bumbu tambahan. Ada yang kemudian dibakar atau diasap. Maksimal tiga kali dimasak, tapi rata-rata dua kali sudah cukup," jelas Chef Edwin.

Biasanya yang gampang ditemui di pasaran adalah mi ayam old school yang dikatakan Chef Edwin sudah ada sejak dahulu dan hingga kini masih eksis. Jenis mi ayam ini biasanya mengolah topping ayam sebanyak dua kali yakni saat direbus bersama kaldu dan dimasak kembali dengan bumbu tambahan.

"Bumbu yang ditambahkan sederhana, biasanya hanya bawang merah, bawang putih, merica dan garam. Beberapa juga menambahkan kecap dan irisan daun bawang," pungkas Chef Edwin.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini