nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ribuan Dolar Siap Diraup dari Wisata MICE

Santi Andriani, Jurnalis · Senin 09 Mei 2016 12:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 05 09 406 1383458 ribuan-dolar-siap-diraup-dari-wisata-mice-owvMr4LHPt.jpg Ribuan dolar siap diraup dari wisata MICE (Foto: Antara)

SATU lagi wisata yang bakal narik jutaan wisatawan, wisata ini adalah MICE. Bahkan, ribuan dolar siap digelontorkan oleh para wisatawan.

Wisata bisnis tidak bisa diremehkan. Pasalnya, angka transaksi yang dikeluarkan wisatawan dari kegiatan yang meliputi meeting, incentive, congress dan exhibition (MICE) ini lebih besar ketimbang jenis wisata biasa (leisure).

Ke depan bahkan wisata MICE bisa menjadi prioritas strategi menarik jumlah wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan Nusantara (wisnus) untuk mengunjungi daerah-daerah di Indonesia.

Kepala Sub Bidang Kunjungan Lapangan Destinasi MICE Kementrian Pariwisata (Kemenpar), Hafiansyah Mege menyebut sebanyak 25 persen wisman yang datang ke Indonesia adalah peserta kegiatan MICE. Mereka menggelontorkan uang lebih banyak ketimbang wisatawan biasa.

"Melihat masa tinggal yang lebih lama dan pengeluarannya dua kali lipat yaitu USD2200 per orangnya. Ini lebih besar ketimbang kunjungan wisatawan biasa (leisure), wisata bisnis tidak bisa diremehkan," kata Mege dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Kunjungan Lapangan Destinasi MICE Palembang di Hotel Royal Asia Palembang, Sumatera Selatan, Senin (9/5/2016).

Data tersebut berdasarkan hasil survei yang pernah dilakukan Kemenpar pada 2013, yakni Passenger Exit Survey (PES).

Pemerintah pusat sejak 2014 telah menetapkan 16 destinasi MICE, yakni Medan, Batam, Palembang, Bandung, Jakarta, DI Yogyakarta, Solo, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Manado, Bali, Mataram, Padang (Bukitinggi), Bintan danSemarang. Sementara untuk 2016 terdapat 6 destinasi prioritas yang ditargetkan, yakni Medan, Palembang, Batam, Solo, Bandung dan Jakarta.

Apalagi, lanjut Mege, target mendatangkan wisman ke Indonesia pada 2016 ini mengalami peningkatan sebesar 1,9 persen. Dari sekira 250 juta wisman pada 2015 naik menjadi sekira 260 juta wisman mengunjungi Indonesia pada 2016.

"Sehingga semakin penting meluaskan jejaring daerah dan pusat untuk menguatkan pemasaran destinasi MICE di Indonesia hingga ke dunia luar," imbuh Mege.

Diakui Mege memang belum keseluruhan daerah yang ditunjuk destinasi MICE itu memenuhi empat komposisi yang disyaratkan menjadi destinasi MICE. Termasuk Kota Palembang di Provinsi Sumatera Selatan ini.

"Ada beberapa daerah yang hanya kuat pada fasilitas meeting atau pamerannya saja, tapi belum kuat pada insentif atau conferensinya. Dan sebaliknya. Untuk memenuhi empat ini sekaligus, memang perlu dorongan tidak hanya dari pusat tapi juga stakeholder," ujarnya.

Dengan adanya kegiatan FGD dan kunjungan lapangan ini, lanjut Mege, diharapkan muncul masukan, kritikan terkait hambatan dan kendala dan juga strategi bagaimana untuk memaksimalkan potensi MICE guna menarik wisatawan lebih banyak ke Indonesia.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini