Duh, Tren Kuliner di Indonesia Lagi 'Labil'

Devi Setya Lestari, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2016 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 20 298 1393289 duh-tren-kuliner-di-indonesia-lagi-labil-CE7RJw6W1i.png Tren kuliner masih labih (Foto:Arbaresto)

SETIAP waktu dan setiap tahun tren kuliner selalu berubah mengikuti perkembangan zaman dan permintaan pasar. Tapi ada yang unik pada tren kuliner 2016 yang dianggap hingga kini masih labil.

Ditemui di Jakarta, Selebriti Chef Chandra Yudaswara mengatakan, hingga pertengahan 2016 belum ada tren kuliner yang mendominasi. Menurutnya, semua kuliner populer berubah sangat cepat. "Kalau saya bilang kuliner 2016 ini labil. Musimnya cepat sekali berubah, enggak ada jenis makanan tertentu yang sangat menonjol," kata Chef Chandra.

Pria ramah berambut gondrong ini juga mengatakan banyak usaha kuliner yang mengandalkan kuliner klasik yang kemudian diangkat kembali. "Beberapa tren baru hanya sebagai selingan, kebanyakan restoran sekarang ambil konsep klasik. Baik itu kuliner yang hits di 10 atau 20 tahun yang lalu," lanjutnya.

Hal ini diakui karena pengaruh permintaan pasar juga. Sasaran yang masih sangat menjanjikan adalah kalangan anak muda, oleh karenanya banyak pelaku usaha yang menawarkan makanan incaran anak muda supaya terlihat menarik.

"Makanan fotogenic dan instagramable sekarang lebih dicari anak muda dibanding kualitas makanan atau bahan pembuatnya," pungkas Chef Chandra.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini