nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Optimalkan Pemberdayaan Perempuan dengan Cara Ini

Afiza Nurmuseriah, Jurnalis · Rabu 01 Juni 2016 03:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 05 31 196 1402757 optimalkan-pemberdayaan-perempuan-dengan-cara-ini-lCoFx44WTH.jpg Wanita entrepreneur (Foto: Huffingtonpost)

PENDUDUK adalah pelaku utama pembangunan negeri. Namun tak hanya laki-laki, perempuan juga merupakan bagian dari penduduk yang berjasa melahirkan tenaga kerja potensial dan produktif.

Salah satunya bisa melalui industri sektor rumahan atau usaha mikro. Sekiranya ada 50 juta usaha mikro yang ada di Indonesia, lalu 98 persen pendapatan rakyat Indonesia berasal dari usaha mikro. Serta, yang mengejutkannya 50 persen pelaku usahanya adalah perempuan.

Berangkat dari itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) telah melakukan upaya untuk mengimplementasikan kebijakan pembangunan industri rumahan yang dilakukan melalui model industri rumahan di Kabupaten Kendal sejak 2012.

Pada 2016 ini upaya dilanjutkan melalui model di 13 kabupaten atau kota. Sebagai langkah awal, hari ini telah dilakukan penanda tangan Kesepakatan bersama antara Deputi Kesetaraan Gender dengan 13 Kabupaten atau Kota seluruh Indonesia untuk implementasi pengembangan Industri Rumahan.

“Saya berharap komitmen ini dapat menjawab secara konkret arahan Presiden untuk mengurangi pengangguran melalui perluasan kewirausahaan pada usaha mikro dan menyikapi adanya moratarium pengiriman tenaga kerja Indonesia ke luar negeri yang sebagaian besar adalah tenaga kerja perempuan,” ujar Menteri PP dan PA, Yohana Yambise pada acara penanda tangan MOU antara Kementerian PP dan PA dengan para Bupati atau Walikota di Jakarta, belum lama ini.

Pengembangan industri rumahan ini juga merupakan upaya Kementerian PP dan Pa untuk menjawab tiga program unggulan Kementerian PP dan PA Three Ends, yakni End Violence Against Women and Children (akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak), End Human Trafficking (akhiri perdagangan manusia), End Barries to Economic Justice (akhiri kesenjangan ekonomi terhadap perempuan). Di mana usaha mikro menjadi konsentrasi pada program ketiga, End Barries to Economic Justice.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini