Ternyata Ini Penyebab Utama Terjadinya Pernikahan Sejenis

Afiza Nurmuseriah, Jurnalis · Selasa 07 Juni 2016 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 07 196 1408473 ternyata-ini-penyebab-utama-terjadinya-pernikahan-sejenis-bdZN5VCTRq.jpg Ilustrasi penyuka sesama jenis (Foto: Shutterstock)

BARU-BARU ini, masyarakat dihebohkan dengan kabar sosok figur publik yang diduga menikah dengan sesama jenis. Akhirnya, isu lesbian, gay, biseksual dan transgender kembali merebak.

Lantas, sebenarnya apa yang menjadi penyebab seseorang mengalami penyimpangan seksual? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan lebih lanjut dari psikolog Roslina Verauli berikut ini.

Bila dilihat dari sisi biologis beberapa individu tertentu bisa mengalami penyimpangan seksual karena ada perbedaan ukuran sebuah area kecil di hypothalamus depan pada otak. Hal ini menurut riset memengaruhi perilaku seksual. Area tersebut lebih kecil pada pria gay dibandingkan pria heteroseksual.

Lalu, apakah ini bisa dikatakan bawaan dari lahir atau tidak? Hal ini belum bisa terjawab karena belum ada studi yang mendasar, meskipun tak sedikit yang mengakui sudah mengalaminya sejak Sekolah Dasar hingga remaja.

Beberapa teori ada pula yang mengacu pada faktor-faktor psikososial, mulai dari masalah-masalah emosional terkait pengalaman cinta masa lalu, baik dengan orangtua maupun cinta-cinta romantis saat remaja, hingga pengasuhan orangtua.

“Dari sejumlah profil klien gay, umumnya mereka merupakan anak lelaki yang memiliki penghayatan negatif tentang ayahnya, absennya figur ayah, hingga termasuk tentang relasi intim ayah dan ibunya. Namun, secara berlebihan memiliki kelekatan dan kedekatan yang tinggi pada figur ibu dengan profil yang relatif dominan,” ungkap Verauli kepada Okezone belum lama ini.

Penyebab lainnya juga bisa karena pernah mengalami pelecehan dan paksaan seksual oleh orang dewasa berjenis kelamin sama di usia anak-anak. Sehingga, ketika remaja, saat fantasi seksualnya aktif, ingatan dan pengalaman seksual sejenis dari masa lalu membayangi. Mereka mengira, aktivitas seksual tersebut yang membangkitkan gairah.

Terakhir, Verauli menambahkan, pengaruh faktor lingkungan pertemanan juga memengaruhi orientasi seksual. Namun, belum ada satu pendekatan pun yang dapat memberikan uraian meyakinkan untuk dapat dianggap sebagai faktor penyebab.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini