nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Minimnya SDM Pariwisata Berbasis Bahasa Tiongkok

Menda Clara Florencia, Jurnalis · Selasa 07 Juni 2016 16:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 06 07 406 1408634 minimnya-sdm-pariwisata-berbasis-bahasa-tiongkok-PhhFMDmqqo.jpg Ahli bahasa Tiongkok masih minim (Foto: Okezone)

SUMBER Daya Manusia di pariwisata masih minim, hal ini terlihat di kegiatan wisatawan Tiongkok. Dimana, ahli bahasa negara tersebut kurang.

Pemerintah melalui Kementrian Pariwisata memberikan dukungan kepada kegiatan 2016 Amway China Leadership Seminar.

Dalam kegiatan tersebut mendatangkan 10 ribu pebisnis perusahaan multi level ini dari China. Tentu saja dengan jumlah yang sangat banyak tersebut menjadi sebuah catatan sejarah prestasi yang sangat baik.

Namun tidak dipungkiri juga kegiatan ini memiliki beberapa kendala yang cukup berat. Salah satunya kendala bahasa.

Hal tersebut dibenarkan Franky Budi Dharman yang merupakan Project Cheff Officer acara Amway ini sekaligus pemilik Penjour and Travel, saat berbincang dengan wartawan.

"Ini pertama dalam jumlah besar, ada sebelumnya APEC, kalau company swasta dan bahasanya begini (mandarin) baru sekarang," ujar Franky, saat ditemui di Hotel JW Marriot Nusa Dua, Bali, Selasa (7/6/2016).

Untuk mengantisipasi kesulitan tersebut, Franky dan panitia lainnya sudah menyiapkan pemandu sekaligus penterjemah bahasa Mandarin.

Pihaknya menyediakan 80 orang pemandu sekaligus penterjemah bahasa.  "68 guide ditambah 12 guide sekaligus mengamankan komunikasi mereka. Total 80 orang," tandasnya.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini