Share

Penemu Golongan Darah Tipe ABO Menjadi Doodle Google

Erika Kurnia, Jurnalis · Selasa 14 Juni 2016 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 14 481 1414590 penemu-golongan-darah-tipe-abo-menjadi-doodle-google-KM8rJxm6CX.png Ilustrasi (Newsworldindia)

DOODLE Google yang Anda temukan hari ini mungkin membuat Anda penasaran. Siapa sebenarnya pria tua dengan jas laboratorium itu? Dialah yang membuat Anda paham bahwa transfusi darah harus sesuai dengan darah yang tubuh Anda miliki.

Penggolongan darah berdasarkan tipe ABO (A, B, AB, dan O) yang kita pahami selama ini ditemukan oleh seorang ahli biologi Austria-Amerika bernama Karl Landsteiner, pada tahun 1901. Landsteiner, yang meninggal pada bulan Juni tahun 1943 berusia 148 tahun hari ini, Selasa, 14 Juni 2016.

Sebelumnya, transfusi darah memang telah dicoba para ahli pada awal abad ke-17. Transfusi sukses dilakukan antar hewan, tetapi ketika transfusi darah hewan ke manusia dilakukan, sistem kekebalan tubuh manusia menolaknya.

Percobaan tersebut berakibat fatal karena antibodi dalam tubuh donor menyerang sel-sel darah merah yang baru dari pendonor. Hal ini menyebabkan darah membeku di pembuluh darah. Tak hanya itu, ternyata tidak semua darah manusia yang ditransfusi ke manusia juga cocok.

Kemudian Landsteiner mengidentifikasi golongan darah A, B, dan O. Ia pun menciptakan alat untuk menguji kecocokan antara donor dan darah penerima, sehingga membuat transfusi darah jauh lebih aman. Dari sana, kesalahan donor darah menjadi lebih langka dari sebelumnya. Landsteiner pun dianugerahi Hadiah Nobel pada 1930 atas penemuannya.

Ia juga memiliki prestasi lain di bidang kesehatan setelah mempelajari lebih lanjut tentang imunitas dan antibodi, serta bekerja sama dengan dokter Erwin Popper dalam mengisolasi virus polio pada 1908, yang berkontribusi pada pembuatan vaksin polio. Demikian seperti dilansir dari Cnet, Selasa (14/6/2016).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini