nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inilah 'Tolpit', Makanan Khas Tradisonal Bantul

Agregasi Kedaulatan Rakyat, Jurnalis · Jum'at 17 Juni 2016 15:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 06 17 298 1418041 inilah-tolpit-makanan-khas-tradisonal-bantul-7BsMdwsiMd.jpg foto: wikipedia

YOGYA - Keistimewaan Yogyakarta tidak hanya didukung oleh wisata, sejarah, kesenian dan budayanya saja. Makanan tradisional juga turut andil membawa nama Yogyakarta. Tengok saja beragam kuliner khas Yogyakarta seperti Gudeg, Bakpia hingga geplak laris manis dibawa wisatawan sebagai oleh-oleh saat berkunjung di kota ini.

Kali ini KRjogja.com akan mengulas salahsatu makanan ringan tradisional asli Yogyakarta yang keberadaanya mulai punah seiring perkembangan zaman. Makanan tradisional ini adalah Adrem atau sering disebut juga dengan istilah Tolpit. Terdengar jorok nama makanan ini, namun karena keunikannya tolpit jadi banyak dicari.

Masyarakat menyebutnya dengan nama tolpit karena merupakan singkatan dari 'konthol kejepit'. Hal ini disebabkan bentuknya yang menyerupai bagian alat kelamin pria, yaitu skrotum, jika terjepit. Selain itu, tholpit juga disebut "mana tahan" yang berasal dari pernyataan jika alat kelamin pria terjepit.

Dikutip dari beragam sumber, bahan utama pembuatan kue adrem adalah tepung beras, kelapa parut, dan gula merah. Campuran tepung beras dan kelapa parut selanjutnya dicampur dengan gula merah yang sudah dilelehkan, ditumbuk, kemudian dicetak bulat seperti bakso yang dipipihkan di atas daun pisang, kemudian digoreng. Bentuk unik kue adrem diperoleh pada saat proses penggorengan, yaitu dengan cara dijepit dengan bilah bambu.

Tolpit diketahui banyak diproduksi di daerah Sanden dan dapat ditemukan di pasar-pasar tradisional di Bantul. Makanan ini rasanya manis dan gurih, paling enak dimakan selagi hangat. Kamu penasaran dengan Tolpit?

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini