Image

3 Kuliner Nias Selatan Lezat Disantap saat Berbuka Puasa

Lidya Hidayati, Jurnalis · Minggu 19 Juni 2016, 17:26 WIB
https img k.okeinfo.net content 2016 06 19 298 1419443 3 kuliner nias selatan lezat disantap saat berbuka puasa 427jpQAGmk.jpg Kuliner Ramadan khas Nias (Foto: Okezone)

JIKA berlibur ke Nias sempatkan diri menyantap makanan khas Nias Selatan, yakni Babae, Fale dan Fahe Nefa Legu.

Dimulai dari Fahe Nefa Legu. Sebenarnya, Fahe Nefa Legu adalah nasi biasa. Namun yang membuatnya spesial adalah karena nasi ini berbentuk setengah bulat dan dimasak menggunakan tanah liat. Fahe Nefa Legu sendiri berarti nasinya tengkurap.

Tak hanya bentuknya yang unik, untuk membelah Fahe Nefa Legu pun ada aturannya. Pisau harus diletakkan tepat di atas sebelum ditarik ke bawah seperti saat kita memotong kue ulang tahun.

Melengkapi kenikmatan Fahe Nefa Legu adalah dengan Babae. Makanan satu ini jika dilihat akan mirip seperti bubur putih. Namun Babae bukanlah bubur.

Babae terbuat dari kacang putih yang dicampur dengan kelapa serta dihaluskan menjadi seperti bubur. Babae terdiri dari kacang yang ditumbuk bersama kunyit. Babae tidak dicampur dengan santan kelapa, tetapi dicampur dengan telur.

Rasanya gurih yang membuat ketagihan. Jika makannya dicampur dengan Fahe Nefa Legu , rasanya akan sedikit lebih pedas.

Cara makan Fahe Nefa Legu dan Babae adalah dengan mengambil segenggam Fahe Nefa Legu dan mengepal-ngepalkannya seperti sedang membuat sushi. Setelah itu, celupkan ke Babae sebelum akhirnya dilahap.

Sejatinya ada 1 partner lagi yang akan menyempurnakan Fahe Nefa Legu dan Babae, yakni daging bayi babi. Setelah memasukkan Fahe Nefa Legu yang sudah dicelupkan ke Babae, kunyah 3-5 kali sebelum memasukkan potongan daging babi ke dalam mulut.

Sayangnya, tak semua orang bisa memakan Babae, baik dengan atau tanpa babi, karena makanan ini hanya disajikan pada tamu agung atau bangsawan.

Untuk lauknya, Nias Selatan memiliki Fale. Di Jawa, Fale mungkin bisa dikatakan seperti pepes ikan. Bentuk dan kemasannya pun tak beda jauh dari pepes ikan yang umum ditemui di Jawa.

Fale yang terdiri dari kunyit, ikan kecil, kelapa dan cabe dibungkus dengan daun pisang sebelum dibakar. Bedanya dengan pepes ikan di Jawa adalah Fale memberikan rasa mint, segar dan tidak pedas ketika dimakan.

Tak hanya makanan utama, ada pula snack khas Nias Selatan. Dia adalah Saku Ni Laefe. Kue ringan satu ini menggunakan sagu sebagai bahan utama.

Saku dipanaskan di atas tempat pemanggangan yang biasanya menggunakan tutup periuk, dibuat lebih tipis dan merata, kemudian baru dibakar. Penyajiannya dengan dibungkus layaknya Fale atau pepes ikan.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini