nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Uniknya Pakaian Khas Suku Biak Papua

Ainun Fika Muftiarini, Jurnalis · Selasa 21 Juni 2016 09:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 06 21 406 1420871 uniknya-pakaian-khas-suku-biak-papua-sOynxYHGP2.jpg Uniknya pakaian khas Suku Biak (Foto: Ainun Fika/Okezone)

SELAIN atraksi budaya, penampilan pengisi acara ikut menjadi perhatian dalam Festival Danau Sentani 2016. Memakai pakaian adat yang unik, sudah pasti menjadi perhatian para pengunjung.

Salah satunya adalah pakaian adat khas Biak. Untuk wanita, pakaiannya two pieces dengan atasan seperti kemben dan bawahan rok. Menariknya, pakaian tersebut modelnya berumbai-rumbai.

Menurut salah satu penari yang ditemui Okezone, pakaian tersebut dibuat dari kulit kayu pohon manduam dan daun sagu.

"Dulunya orangtua kita tidak ada kain jadi pakai kulit kayu dan daun sagu muda," ujar Mersila Marandau di Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin, 20 Juni 2016.

Untuk membuat pakaian tersebut cukup mudah. Kulit kayu lebih dulu di jemur, setelah itu baru dikaitkan satu sama lain dengan tali.

"Dijemurnya satu hari, lalu diikat pakai tali,"imbuhnya.

Sementara untuk pria, mereka hanya memakai potongan kain bagian tubuh bawah. Sedangkan untuk menutupi bagian tubuh atas, mereka menutupinya dengan aksesori.

"Kalau pria namanya cawat. Lalu kita juga pakai manik-manik yang ada di Pulau Biak,"imbuhnya.

Sebagai pelengkap, baik pria ataupun wanita akan menambahkan hiasan kepala. Biasanya, hiasan tersebut dibuat dari bulu-bulu ayam.

(hel)

Berita Terkait

Festival Danau Sentani

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini