nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Botox & Filler, Perawatan Kecantikan yang Masih Digemari

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Kamis 23 Juni 2016 20:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 06 23 194 1423665 botox-filler-perawatan-kecantikan-yang-masih-digemari-Ogg1nxufru.jpg Botox masih digemari (Foto: Flexxdigital)

TREN perawatan kecantikan selalu mengalami perkembangan. Kendati demikian, masih terdapat beberapa perawatan kecantikan yang masih bertahan hingga saat ini. Bahkan, paling banyak dilakukan orang di seluruh dunia.

Lantas, perawatan seperti apa yang masih digemari saat ini? Menurut dokter ahli kecantikan, dr Olivia Ong, dipl. AAAM, terdapat empat prosedur estetika yang paling banyak dilakukan orang di seluruh dunia. Diantaranya Filler, Botox, Skin Tightening, dan Slimming.

Ya, berkat perkembangan teknologi di dunia kedokteran berpenampilan menarik bukan lagi menjadi suatu hal yang hanya diketahui segelintir orang. Kini, baik wanita maupun pria sudah jauh lebih sadar akan pentingnya penampilan.

Terlebih ketika harus dihadapkan dengan kemajuan era yang semakin menuntut penampilan sebagai sesuatu yang harus diperhatikan. Tak aneh jika kepedulian terhadap industri tersebut kian meningkat.

Dr Olivia Ong, dipl. AAAM menjelaskan jika masyarakat, terutama di Indonesia, sudah mulai berubah dan berbeda. Jika lima tahun lalu banyak orang mengatakan kecantikan hati adalah segalanya, tetapi sekarang cantik luar dan dalam sudah seperti satu paket yang penting.

Itu merupakan tanda bahwa seseorang menghargai orang lain dan juga dirinya sendiri dengan berpenampilan lebih baik, terutama untuk wajah. Hal tersebut juga dibuktikan dengan semakin tingginya tingkat permintaan estetika bedah dan non bedah dari tahun ke tahun.

"Konsumen kecantikan kini sudah lebih pintar, prosedur perawatan kecantikan bedah mulai dialihkan ke non bedah atas dasar efisiensi waktu dan tingkat keamanannya. Karenanya, masyarakat kini mulai mempercayakan wajahnya pada perawatan dengan prosedur non bedah, misalnya filler, botox, dan skin tightening. Ini berkaitan pula dengan seiring perkembangan teknologi di Indonesia yang tidak ketinggalan jika dibandingkan dengan di luar negeri, seperti Korea, Eropa, atau Amerika," terang dr Olivia Ong, dipl. AAAM, di Jakarta Aesthetic Clinic, di Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Botox dan filler merupakan tindakan rekonstruksi non-operasi. Kedua prosedur ini bisa dilakukan tanpa perlu pembiusan atau penanganan dokter bedah plastik.

"Memang botox dan filler ini saingan. Pertama yang muncul adalah botox, kemudian filler. Perbedaannya kalau botox untuk mengatasi kerutan yang merupakan hasil dari kontraksi otot yang berlebihan, jadi biar relaks. Kalau filler untuk mengisi cekungan atau kekosongan pada wajah, misalnya agar dagu lebih panjang, tulang pipi lebih menonjol, hidung lebih mancung dan menghilangkan kantung mata," tutup dr Olivia Ong, dipl. AAAM.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini